Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Polri dan Bulog Dalam Gerakan Pangan Murah Untuk Kendalikan Inflasi

122

dutapublik.com, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi langkah Polri dan Perum Bulog yang menginisiasi Gerakan Pangan Murah. Program tersebut dinilainya berperan penting dalam mengendalikan harga komoditas sekaligus menjaga inflasi tetap stabil.

Menurut Tito, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS), TNI-Polri, dan berbagai pihak terkait terus berupaya menjaga inflasi di kisaran 1,5%–3,5%.

“Angka ini masuk target, artinya seimbang. Menyenangkan produsen, petani, nelayan, pabrik-pabrik, karena ongkos operasional mereka tertutup dan tetap mendapat keuntungan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (14/8/2025).

Berdasarkan data BPS, inflasi Juli 2025 secara tahunan (year-on-year/YoY) tercatat sebesar 2,37%. Tito menilai angka tersebut juga menguntungkan konsumen karena harga bahan pokok tetap terjangkau. Meski begitu, ia mencatat beberapa komoditas yang memberi andil terhadap inflasi Juli, seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan beras.

Baca Juga:  Ziarah Rombongan HUT ke-73 Sumut Tahun 2021

Tito menegaskan, beras menjadi perhatian utama karena merupakan makanan pokok mayoritas masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, harga beras di sejumlah wilayah mulai meningkat.

“Bapak Presiden memerintahkan untuk melakukan stabilisasi harga beras, dan yang ditugaskan paling utama adalah Bulog yang memiliki stok hampir empat juta ton dari hasil panen kemarin,” ungkapnya.

Sebagian stok beras tersebut, lanjut Tito, telah disalurkan melalui berbagai mekanisme, seperti penjualan komersial, gerakan pasar murah, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), pasar rakyat, kebijakan pemerintah daerah, Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, hingga melalui instansi terkait lainnya.

Baca Juga:  Polsek Cikarang Timur Gelar Operasi Kejahatan Jalanan, Situasi Wilayah Tetap Kondusif

Ia menilai keterlibatan Polri dalam Gerakan Pangan Murah sangat efektif berkat jaringan yang terstruktur hingga ke tingkat daerah.

“Sehingga sangat mudah untuk komandonya melalui gerakan-gerakan pangan murah,” tandasnya.

Dalam acara peluncuran Gerakan Pangan Murah di Lapangan Bulog Kanwil Jakarta dan Banten, Jakarta Utara, Tito juga berdialog secara virtual dengan Kapolda Kalimantan Barat terkait upaya pengendalian harga pangan.

Usai acara, Mendagri bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, dan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyerahkan bantuan bahan pokok kepada perwakilan masyarakat. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *