Polda Riau Gelar Pelatihan Public Speaking Untuk Wujudkan Polisi Humanis dan Peduli Lingkungan

66

dutapublik.com, PEKANBARU – Polda Riau menggelar kegiatan pelatihan public speaking bagi para perwira menengah (Pamen) Satker Polda Riau, Senin (6/10/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi personel sekaligus mendukung program Green Policing, salah satu program unggulan Polda Riau.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengatakan bahwa kemampuan berbicara di depan umum merupakan keterampilan penting bagi setiap anggota Polri. Menurutnya, keterampilan ini tidak hanya berguna dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.

“Keterampilan public speaking bukan hanya untuk mendukung program Green Policing, tetapi juga agar kita dapat berkomunikasi dengan baik dan benar dalam kehidupan sosial,” ujar Irjen Herry.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polda Riau, terutama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.

Dalam arahannya, Kapolda menjelaskan bahwa salah satu permasalahan terbesar di Provinsi Riau saat ini adalah isu lingkungan. Melalui program Green Policing, Polda Riau berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan sosial.

“Masalah terbesar di Riau adalah lingkungan. Karena itu, Green Policing menjadi program utama kami. Selain itu, ada juga program Radar dan Raga yang sama-sama bertujuan membangun kepedulian sosial. Tagline kami adalah Melindungi Tuah, Menjaga Marwah,” jelasnya.

Pelatihan ini menghadirkan Linda Nur Lestari sebagai pemateri. Dalam materinya, Linda menyampaikan pentingnya berbicara dengan percaya diri serta menyampaikan pesan secara jelas dan menarik.

“Public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi bagaimana pesan kita bisa diterima dengan baik oleh orang lain. Polisi perlu memiliki kemampuan ini agar bisa lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Linda.

Ia juga mengajak peserta untuk terus belajar dan melatih diri dalam berbicara di depan umum, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolda Riau menambahkan, kemampuan komunikasi sangat dibutuhkan terutama di era digital, di mana informasi cepat menyebar melalui media sosial.

“Bagaimana kita membangun kepercayaan masyarakat tergantung pada cara kita menyampaikan informasi dengan benar dan mudah dimengerti,” ucapnya.

Sebagai contoh, Kapolda menyebut kegiatan drag bike yang digagas Ditlantas Polda Riau sebagai bentuk komunikasi positif dengan masyarakat, agar generasi muda dapat menyalurkan hobi di tempat yang aman dan tidak melakukan balap liar di jalan raya.

“Saya harap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Teruslah belajar dan tingkatkan kemampuan diri demi kebaikan personel dan kemajuan Polda Riau,” tutup Irjen Herry. (NH)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *