Ibadah Syukur 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey dan Wabup Vanda Sarundajang di Minahasa

63

dutapublik.com, MINAHASA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar Ibadah Syukur satu tahun kepemimpinan Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP dan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., periode 2025–2030. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Jumat (20/2/2026) pagi.

Acara diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Khadim Pdt. Dr. Antonius Dan Sompe, M.Th., selaku Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Misi dan Hubungan Kerja Sama sekaligus Ketua BKSUA Minahasa. Kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan lilin oleh Bupati dan Wakil Bupati serta pemotongan tumpeng sebagai simbol satu tahun kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kasih dan penyertaan-Nya sehingga dirinya bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang dapat menjalani satu tahun pengabdian memimpin Minahasa.

“Satu tahun yang lalu, pada momentum pelantikan, kami berdiri dengan tekad dan komitmen untuk bekerja sepenuh hati bagi tanah Minahasa yang kita cintai. Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral dan panggilan pengabdian untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perjalanan satu tahun tersebut bukanlah hal yang mudah, namun penuh makna karena dijalani bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa dan elemen masyarakat.

Bupati RD juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Forkopimda, jajaran Pemkab Minahasa, serta para ASN atas dedikasi dan loyalitas dalam mendukung visi dan misi pembangunan. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, insan pers, dunia usaha, akademisi, serta seluruh masyarakat Minahasa atas dukungan, doa, kritik membangun, dan kontribusi selama satu tahun terakhir.

Dalam satu tahun kepemimpinan, berbagai kemajuan telah dicapai di sejumlah sektor. Di bidang infrastruktur, pemerintah terus melakukan penataan kawasan dan peningkatan fasilitas publik guna menciptakan ruang yang lebih nyaman dan tertata.

Di sektor pendidikan, penguatan kualitas layanan dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana sekolah serta kapasitas tenaga pendidik. Pada bidang kesehatan, peningkatan pelayanan dan fasilitas kesehatan juga menjadi prioritas.

Sementara itu, di sektor pertanian dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Minahasa, pemerintah mendorong program penyediaan sarana produksi, pendampingan, serta penguatan kelembagaan petani dan nelayan.

Dalam tata pemerintahan, Pemkab Minahasa berupaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik berbasis digital yang cepat dan responsif.

Meski demikian, Bupati RD mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Namun, arah pembangunan telah ditetapkan dengan jelas, yakni menjadikan Minahasa sebagai daerah pariwisata yang maju dan sejahtera.

“Satu tahun ini bukanlah garis akhir, melainkan pijakan awal. Komitmen kami justru harus semakin kuat agar setiap pembangunan benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat, dari wilayah pesisir hingga pegunungan, dari pusat kota hingga desa terpencil. Tidak boleh ada yang tertinggal,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dunia usaha, akademisi, generasi muda, serta tokoh agama dan masyarakat dalam menanamkan nilai persatuan dan gotong royong.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyematan Satya Lencana oleh Bupati dan Wakil Bupati kepada ASN yang telah mengabdi selama 20 dan 30 tahun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kabupaten Minahasa, Ketua DPRD Minahasa Drs. Robby Longkutoy, para Kepala SKPD, anggota DPRD Minahasa, ASN, tokoh agama, serta undangan lainnya. (Effendy) 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *