Paguyuban Tohaga Reformasi Peringati HUT RI Ke 76

658

dutapublik.com, KARAWANG – Tanggal 17 Agustus merupakan tanggal yang sakral bagi seluruh bangsa Indonesia, karena pada tanggal tersebut bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya dari cengkeraman para penjajah.

Proses kemerdekaan bangsa Indonesia diraih melalui perjuangan yang panjang serta pengorbanan yang tidak terhitung dari para pejuang kemerdekaan.

Jadi sudah sewajarnya jika generasi berikutnya memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pendahulu kita dengan kegiatan yang positif sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap tanggal 17 Agustus, seluruh rakyat Bangsa Indonesia merayakannya dengan berbagai kegiatan baik itu upacara maupun kegiatan perlombaan dan hiburan rakyat.

Paguyuban Tohaga Reformasi Desa Balonggandu Kecamatan Jatisari yang dipimpin oleh Mumuh Muhayar pun tidak mau ketinggalan dalam memeriahkan peringatan HUT RI ke 76 ini.

Bersama seluruh anggota Paguyuban dan warga sekitar, Mumuh Muhayar menyelenggarakan kegiatan perlombaan dan hiburan rakyat pada Selasa (17/8), yang bertempat di lapangan TPU Sirnaraga Dusun Kertajaya Desa Balonggandu.

Dalam keterangannya kepada awak media, Mumuh Muhayar mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan Paguyuban Tohaga Reformasi merupakan salah satu wujud kecintaan seluruh anggota Paguyuban terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

“kegiatan yang kami lakukan ini adalah sebagai wujud rasa cinta kami kepada NKRI dan juga sebagai penghormatan atas jasa para Pahlawan Bangsa yang telah gugur,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Mumuh Muhayar juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh anggota Paguyuban dan semua pihak yang telah bekerja keras dalam terlaksananya acara kegiatan tersebut.

“Terima kasih saya ucapkan kepada semua pihak yang sudah membantu terlaksananya kegiatan ini,” ucapnya.

Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan Paguyuban Tohaga Reformasi tersebut berakhir sore hari dengan ditutup acara makan bersama seluruh anggota Panitia. (endang andi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *