‘Adu Banteng’ Antara Truk Tangki Dengan Dump Truk Di Pontianak

1106

dutapublik.com, MEMPAWAH – Pada Jumat (10/9), tepatnya di jalan raya Peniraman Kecamatan Sei Pinyuh Kabupaten Mempawah Kalbar, telah terjadi Kecelakaan lalu lintas Adu Banteng antara Truk Tangki dengan Kendaraan Dump Truk.

Kecelakaan tersebut menyebabkan korban luka. Salah satu korban luka parah, yaitu Sopir Dump Truk terjepit kap mobil yang ringsek akibat tabrakan.

Dari informasi yang diperoleh dutapublik.com di lapangan, kecelakaan tersebut melibatkan Truk Tangki berwarna merah dengan nomor Polisi KB 8816 HC dan Dump Truk berwarna kuning dengan nomor Polisi KB 9467 BB.

Kecelakaan bermula ketika Kendaraan Truk Tangki datang dari arah Sei Pinyuh menuju Pontianal.

Sementara kendaraan Dump Truk yang mengangkut material batu dari arah yang berlawanan. Kedua kendaraan tersebut akhirnya saling bertabrakan.

Akibat tabrakan tersebut mengakibatkan kendaraan Dump Truk keluar jalur jalan raya dan ringsek parah di bagian kap depan. Sementara mobil Truk atangki berbelok ke kiri dengan bagia body mobil masuk parit.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan, sehingga Sopir Dump Truk bernama Yusuf terjepit kap mobil yang ringsek. Proses evakuasi Yusuf pun berlangsung dramatis, karena bagian kaki Yusuf yang terjepit.

Keterangan Gambar 2 : Mobil Tangki Dan Mobil Dump Truk Yang Terlibat Kecelakaan

Warga dan para pengemudi lainnya memberikan pertolongan kepada Yusuf tersebut, dan nampak mereka berupaya menarik Yusuf yang terjepit oleh kap mobil.

“Butuh waktu kurang lebih 30 menit, untuk mengeluarkan Sopir dari himpitan kap bagian depan Dump Truk, dan  akhirnya Sopir dapat diselamatkan dari dalam mobil,” terang salah satu warga yang ada di lokasi.

Sementara, warga lainnya tidak menyangka adanya kecelakaan kedua mobil tersebut, sebab kedua kendaraan tersebut tidak menimbulkan suara benturan keras.

“Awalnya saya tidak menyangka terjadi kecelakaan, karena tidak ada benturan keras apa lagi waktu saya sedang melayani pelanggan yang membeli es Tebu.”

“Setelah melihat ke arah jalan, barulah saya melihat mobil itu sudah bertabrakan,” ujar Ibu penjual es tebu yang enggan di sebut namanya.

Insiden kecelakaan tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas yang cukup panjang dari dua arah, yakni arah Sei Pinyuh dan arah Pontianak yang berlangsung beberapa jam.

Beruntung berkat kesigapan Petugas dari Pos Polantas Sei Pinyuh berhasil mengurai kemacetan hingga arus lalu lintas kembali aman dan lancar. (sandi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *