Waspada PMK, Polisi Ponorogo Patroli Sasar Peternak Sapi

456

dutapublik.com, PONOROGO – Munculnya penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Provinsi Jatim membuat jajaran Kepolisian Polres Ponorogo bergerak cepat dengan melakukan patroli terpadu di tingkat Kecamatan dan sentra-sentra Peternak Sapi di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Seperti halnya yang lakukan Kapolsek Slahung AKP Hariyono, S.H., bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan patroli dan sosialisasi kepada para peternak hewan di wilayah Kecamatan Slahung.

“Menindaklanjuti perintah pimpinan dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus PMK maka kami melakukan patroli ke desa desa khususnya kepada para peternak sapi, kerbau, kambing dan domba yang ada diwilayah Kec. Slahung,” ujarnya, pada Kamis (12/5).

Hariyono menjelaskan bahwa PMK atau dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dan Apthtae Epizooticae adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus.

“Virus PMK ini dapat menyebar dengan sangat cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi. Hewan yang rentan tertular adalah Sapi, Kerbau, Kambing dan Domba. Sedangkan cara penularannya adalah ketika kontak langsung/tidak langsung dengan hewan penderita dan bisa juga tersebar melalui angin,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Ia mengimbau dan mengedukasi para peternak yang disambangi terkait penanganan hewan ternak yang terkena virus PMK.

“Jika hewan ternaknya muncul air liur berlebihan serta timbul luka di rongga mulut lidah maupun kuku dan kehilangan nafsu makan itu merupakan ciri-ciri hewan tersebut terjangkit PMK,” terangnya.

Dia juga mengimbau untuk tenang dan memisahkan ternak yang sakit atau suspek PMK selanjutnya berkoordinasi dengan dinas peternakan untuk di berikan obat.

Dijelaskannya, dari hasil pemantauan Polsek Slahung sejauh ini belum ditemukan adanya hewan ternak yang terkena virus PMk.

“Alhamdulillah setelah melaksanakan patroli dan memantau langsung hewan milik peternak tidak ditemukan adanya penyeberan virus PMK di wilayah Kecamatan Slahung,” tutupnya. (Muh Nurcholis)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *