Mahasiswa Ini Baru Lulus Munaqosah, Karya Bukunya Sudah 4

563

dutapublik.com, MEMPAWAH –Munaqosah atau sidang pendadaran bisa dikatakan sebagai titik terakhir seorang mahasiswa di sebuah Universitas, dimana pada saat itu adalah saat yang menentukan lulus tidaknya seorang mahasiswa setelah 4 tahun lebih (atau bisa kurang dari itu) kuliah di Universitas tersebut.

Muhammad Wafir yang biasa disapa Wafir pada Sabtu 06 Agustus 2022 telah selesai sidang skripsi di Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah Kalimantan Barat.

Wafir yang dikenal selalu ceria adalah salah satu mahasiswa jurusan Syariah, prodi Hukum Ekonomi Syariah, yang merupakan salah satu mahasiswa kreatif mengingat karya-karya bukunya selama di bangku kuliah.

Saat dikonfirmasi oleh awak media dutapublik.com, Wafir ucapkan rasa syukur. “Alhamdulillah saya hari ini lulus dalam sidang skripsi, Terima kasih saya ucapkan kepada kedua orang tua tercinta yang selalu memberikan dukungan, do’a dan motivasinya serta tidak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing, para guru, para dosen dan kepada semua teman satu angkatan jurusan hukum ekonomi syariah angkat 2018,” ungkapnya.

“Semoga ilmu yang saya pelajari di kampus hati ini mendapat barokah dan ilmu yang bermanfaat sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.”

Selama kurang lebih 4 tahun ia kuliah, di sela-sela waktu yang longgar ia sempatkan untuk menulis buku yang saat ini sudah 4 macam buku, yang pertama berjudul Mutiara Pantun. Kedua Pacaran Syariah, “Salahkah Jatuh Cinta”, yang ketiga Setelah Pandemi Berlalu (menulis bersama), dan yang keempat berjudul Motivasi Muda Mudi Muslim Milenial.

Buku yang terakhir ini kurang lebih 1 tahun baru selesai, membutuhkan waktu yang lumayan lama mengingat isinya yang sangat menarik, mudah dipahami, dan semoga memberikan manfaat terutama terhadap diri saya pribadi

“Alhamdulillah buku Mutiara Pantun dan Pacaran Syariah banyak sekali peminatnya dan buku tersebut pun sudah beredar di toko buku Pontianak adapun buku Motivasi Muda Mudi Muslim Milenial masih proses registrasi ISBN-nya dan belum dicetak. Insyaallah dalam waktu dekat ini selesai dan akan dicetak semoga tidak ada halangan,” ungkapnya.

“Untuk teman-teman atau adik-adik yang masih proses kuliah tetap semangat, ingat buah mangga yang manis itu dikarenakan ia mampu bertahan hingga masak walaupun diterpa angin dan hujan.”

“Tetap selalu berusaha tanpa putus asa untuk menjadi orang yang terbaik, bukan saatnya lagi diam dan menunggu, jemput itu kesuksesan, raih kebahagiaan dengan ikhtiar dan do’a, muda mudahan kita menjadi orang yang dapat memberikan manfaat terhadap orang lain,” pungkasnya. (Hamdani)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *