dutapublik.com, TANGGAMUS – Sekdes dan TPK kegiatan Sunatan masal Pekon Penanggungan Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, nggan menjelaskan rincian dana kegiatan yang ada di Pekon setempat.
Kegiatan Sunatan masal Pemerintah Pekon Penanggungan tahun anggaran 2021 lalu menelan anggaran belasan juta rupiah, Namun FH selaku Juru tulis Pekon dan FV selaku Pelaksana Kegiatan tersebut, nggan memberikan keterangan saat dihubungi awak media dutapublik.com via pesan singkat WatsApp. pada Selasa (20/12).
“Saat ditanya terkait anggaran sunatan masal Sekdes Pekon Penanggungan malah balik bertanya kenapa gak datang saat di undang Kepala Pekon kami, untuk mengklarifikasi semua permasalahan yang ada di Pekon kami.
“Sementara Kepala Pekon Penanggungan Sabil bersama dengan Sekdes Pekon setempat telah memberikan klarifikasi dengan beberapa media Online lain, pada waktu itu sudah sangat jelas apa yang disampaikan Sabil selaku Kakon dan FH sebagai juru tulis kalau Insentif guru ngaji cuma dianggarkan Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah) untuk dua orang guru ngaji dalam satu tahun anggaran.
Ini jawaban Sekdes saat di minta untuk menjelaskan rincian dana anggaran sunatan masal, Mohon maaf pak nanti saya sampaikan ke Kakon kalau bapak ingin bertemu dengan Kakon atau komfirmasi nanti dijadwalkan biar jelas tatap muka langsung, bapak saya ada pimpinan yaitu Kepala Pekon di situ Kepala Pekon berhak menjawab pertanyaan tersebut. tulis FH.
“Ya pak begini ya pak kalau mau konfirmasi harus tatap muka pak biar jelas.. Nanti kami Jadwalkan kapan bisanya di kntor pekon yang di konfirmasi juga ingin tatap muka biar ada kejelasan dalam masalah tersebut, ”
Hal yang sama juga disampaikan FV selaku TPK Sunatan masal saat dihubungi awak media dutapublik via WatsApp, Maaf ini saudara, saya juga ada atasan lebih baik datang aja di rumah kakon kamu memang ditunggu.
“Makanya ketemu di rumah kakon aja biar jelas dari pada mau panjang lebar di dalam media, Ya apa mau kerjaan kamu kalau gak seperti itu lah, ” tukasnya.
” Kalau mau tau maksud saya ayu kiat ketemu jangan beras mulut kamu di dalam media, ” tutup FV. (Sarip)





