Diduga Gerombolan Geng Motor, Serang Warga Sukaseuri – Cikampek

1145

dutapublik.com – KARAWANG Kesucian bulan Ramadhan 1442 H, tercoreng dengan adanya kejadian bentrokan antar massa yang kembali pecah, kali ini bentrokan itu terjadi di Jalan Ir. H. Djuanda Sukaseuri – Cikampek, pada Kamis (22/4) dinihari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi bentrokan, masyarakat Kampung Sukaseuri Desa Sarimulya Kecamatan Kotabaru Karawang, tiba-tiba di serang secara membabi buta oleh ratusan orang tidak di kenal dengan menggunakan berbagai jenis senjata tajam (sajam).

Salah seorang warga, Didin (34), saat dimintai keterangan di Tempat Lokasi Kejadian (TKP) mengatakan, ratusan orang dengan pengendara motor tiba-tiba menyerang warga di sepanjang jalan Sukaseuri.

“Dari arah Simpang Mutiara, ratusan orang tak dikenal itu datang mengendarai puluhan sepeda motor dan memarkirkannya di komplek Binamarga Sukaseuri. Kemudian mereka langsung menyerang warga yang berada di sepanjang jalan Sukaseuri dengan membabi buta,” ungkapnya kepada wartawan.

Kata Didin, tersiar kabar kelompok ratusan orang tersebut diduga merupakan kelompok anggota geng motor.

“Informasi yang rame sih, katanya dari kelompok anggota geng motor. Tapi ga tau juga, anggota geng motor dari kelompok organisasi mananya,” ujarnya.

Pada saat kejadian, warga sekitar langsung melawan penyerangan dari ratusan orang kelompok geng motor itu, dengan cara menghujani lemparan batu oleh warga, karena untuk menghindari banyaknya korban.

Aksi penyerangan yang hampir berlangsung selama satu jam tersebut, berhasil diredam oleh pihak Kepolisian dari Polsek Kotabaru, Polsek Cikampek, Resmob Anaconda Satreskrim Polres Karawang, Dalmas Polres Karawang dan Brimob Detacemen C Polda Jabar.

Masih pantauan di TKP, Polisi berhasil amankan puluhan orang diduga anggota geng motor yang berasal dari Kabupaten Purwakarta dan Kota Bandung. Dan menggelandangnya ke Mapolres Karawang berikut dengan barang bukti puluhan sajam beserta beberapa unit sepeda motor yang sebelumnya diparkir di halaman komplek Binamarga Sukaseuri, turut disita pihak kepolisian.

Akibat bentrokan tersebut, belasan orang terpaksa harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit di sekitar Kecamatan Kotabaru dan Cikampek karena mendapat luka sabetan sajam dan benda tumpul lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kepolisian Resort (Polres) Karawang yang sampai saat ini, masih terpantau berjaga dengan menggunakan senjata lengkap di TKP. (radi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *