Tangis Haru Warga Subang Pulang Ke Indonesia, Ceritakan Bagaimana Biadabnya Oknum Sponsor Tipu Daya Dan Jual Dirinya Ke Arab Saudi

1040

dutapublik.com, SUBANG – 15 Agustus 2023 Julaeha Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal Timur Tengah asal Subang Jawa Barat, yang direkrut oleh oknum sponsor bernama Ika akhirnya bisa pulang kampung bertemu suami dan anak-anaknya kembali.

Diketahui Julaeha dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga di kawasan Negara Timur Tengah, Julaeha mengadu pasalnya ia mempunyai riwayat penyakit yang dideritanya beberapa waktu lalu. Kini usai sudah penderitaan dan perjuangan, Julaeha ingin pulang akhirnya, terlaksana sudah.

Sekitar pukul 23.08 Wib, Selasa (15/8/2023) tiba di rumahnya dan disambut haru oleh keluarga besarnya.

Julaeha saat diwawancara oleh media dutapublik.com mengucapkan rasa syukur karena dirinya bisa pulang ke tanah air.

“Saya merasa bersyukur bisa pulang ke rumah bisa kumpul kembali dengan orang tua dan saudara-saudara saya,” ucapnya.

Ibu rumah tangga kelahiran Subang Jawa Barat menjelaskan kronologi asal mula dirinya direkrut oleh sponsor dan kemudian diproses lalu diberangkatkan oleh salah satu agency di Jakarta.

“Awalnya saya ditawarkan pekerjaan di Timur Tengah dengan gaji besar sekitar 1500 real oleh sponsor namun, begitu saya tiba di Timur Tengah, saya dijadikan pembantu rumah tangga setelah 1 bulan saya bekerja ternyata saya diberi gaji 1200 real kotor,” ujarnya.

Selain itu Julaeha pun menceritakan nasib pilu yang dialaminya selama menjadi PMI Ilegal Timur Tengah yang dijadikan ART.

“Penyakit yang menimpa saya ini membuat majikan saya tidak mau untuk menerima saya dan akhirnya saya dipulangkan ke kantor sarikah Muin,” ungkapnya.

Sementara itu Wawan suami Julaeha mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membatu proses kepulangan Istri tercintanya.

“Allhamdulilah istri saya sudah berhasil pulang, terima kasih kepada pemerintahan dan dinas terkait, terutama tim posko pengaduan duta publik yang telah turut membantu untuk kepulangan istri saya,” ujarnya penuh bahagia.

Wawan juga mengaku sangat menyesalkan istrinya diproses secara ilegal. “Semoga ini jadi pelajaran untuk saya dan keluarga saya dan cukup saya yang alaminya jangan sampai teriming-iming oleh gaji besar dan uang fit yang besar,” tegasnya. (Rahmat/Jabar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *