Air Terjun Kejabag, Destinasi Wisata Alam Surga Kecil Tersembunyi Di Bumi Begawi Jejama

438

dutapublik.com, TANGGAMUS – Air Terjun Kejabag, surga tersembunyi di kaki Gunung Tanggamus, yang terletak di wilayah Pengelolaan Kelompok Tani Hutan Tanggamus Lestari Pekon Tanjung Anom Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung.

Air Terjun Kejabag yang terletak di kaki Gunung Tanggamus ini belum banyak yang tahu akan keberadaannya, selain jauh juga akses jalan yang masih setapak.

Namun dengan lahirnya Kelompok Tani Hutan Tanggamus Lestari Pekon Tanjung Anom, diharapkan Air Terjun Kejabag nantinya juga akan menjadi salah satu destinasi wisatawa alam yang di miliki oleh Kabupaten, Begawi Jejama.

Anggota Kelompok Tani Hutan Tanggamus Lestari Pekon Tanjung Anom Jito menuturkan Air Terjun Kejabag yang berada di kaki Gunung Tanggamus ini masih sangat tersembunyi karena tempatnya yang lumayan jauh dan jalan masih setapak juga keberadaannya di tengah tengah hutan belantara. “Namun lelah kita berjalan untuk mencapai Air Terjun Kejabag akan terobati dengan keindahan panorama alam yang ada di sekitar air terjun Kejabag itu sendiri,” ujar Jito, Selasa (16/7/2024).

“Sangat disayangkan kalau kekayaan alam yang ada di sekitar kita tidak kita manfaatkan, tapi apalah daya kami sebagai masyarakat biasa, hanya bisa berandai andai untuk mewujudkan Air Terjun Kejabag ini menjadi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Tanggamus, tanpa campur tangan dinas terkait sepertinya itu hanya sebatas mimpi,” ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan juga oleh Anggota Kelompok Tani Hutan yang lain, Edy. Menurut Edy Air Terjun Kejabag memang masih sangat asing karena air terjun ini belum banyak yang tahu, tempatnya pun masih benar benar alami, airnya yang dingin dan bening menambah sejuknya suasana sekitar.

“Suara burung yang saling bersautan juga suara penggerek menambah riuhnya suasana sekitar Air Terjun Kejabag. Kami selaku Anggota KTH Tanggamus Lestari, kedepannya dipastikan panorama alam yang masuk di lokasi KTH Tanggamus Lestari, akan kami jaga dan dilestarikan,” pungkasnya. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *