Banyak Jalan Berstatus “Horor”, Eksekutif Dan Legislatif Diminta Prioritaskan Anggaran Untuk Bangun Jalan Kabupaten

549

dutapublik.com, BEKASI – Kritikan terkait pembangunan jalan di Kabupaten Bekasi kembali dilontarkan oleh Ketua Umum LSM Sniper Indonesia, Gunawan. Sebagai putra daerah yang peduli dengan pembangunan di Kabupaten Bekasi, Gunawan meminta agar penganggaran tentang jalan yang ada di Kabupaten Bekasi dievaluasi ulang.

Gunawan meminta kepada eksekutif dalam hal ini Pemkab Bekasi dan legislatif DPRD Kabupaten Bekasi agar memprioritaskan anggaran yang ada dalam APBD untuk membangun jalan kabupaten. Selain itu Anggaran pembangunan dari plot penunjukan langsung agar tidak menyedot mayoritas anggaran untuk pembangunan.

“Saya meminta untuk kedepannya pemerintah Kabupaten Bekasi tolong untuk lebih fokus dalam pola membangun jalan Kabupaten Bekasi  Karena bagaimanapun juga kondisi jalan kabupaten Bekasi sangat memprihatinkan, jadi untuk badan penyelenggara daerah baik eksekutif maupun legislatif tolong utamakan dan prioritaskan anggaran daerah untuk membangun jalan kabupaten bekasi jangan lagi anggaran daerah ini tersedot untuk kegiatan program penunjukan langsung atau PL,” ujar Gunawan dalam keterangan resminya, Rabu (26/4).

Untuk pembangunan jalan lingkungan yang ada di desa-desa, Gunawan meminta agar pemerintah daerah menyerahkan ke anggaran yang ada di desa melalui APBDes. “Kalau pun membangun jalan lingkungan sudah serahkan saja anggaran ke pemerintah desa melalui anggaran desa, sementara untuk anggaran Kabupaten Bekasi atau APBD fokuskan untuk membangun jalan kabupaten,” urainya.

Permintaan agar pemerintah daerah fokus anggarkan pembangunan jalan Kabupaten karena saat ini menurut Gunawan mulai bermunculan jalan Kabupaten dengan status “Horor” yang menjadi mimpi buruk pengguna jalan saat melintasi jalan tersebut.

“Saat ini banyak jalan kabupaten dengan kondisi yang sangat miris dan memprihatinkan dan bahkan banyak jalan kabupaten di Bekasi bisa dibilang jalan Horor. Untuk itu saya tekankan sekali lagi kepada penyelenggara daerah baik eksekutif dan legislatif daerah malu lihat kondisi jalan kabupaten Bekasi kalau dibandingkan daerah-daerah lain yang tertinggal, karena jauh lebih besar APBD Kabupaten Bekasi dengan APBD daerah-daerah lain,” ujarnya.

“APBD daerah lain bisa membangun jalan dengan baik dan kondusif, sementara APBD Bekasi belum tersentuh dengan baik, untuk itu mohon sekali lagi kepada eksekutif dan legislatif daerah yang lagi duduk di dewan coba fokuskan untuk kegiatan program membangun jalan kabupaten Bekasi,” pungkasnya. (Rahmat)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *