BJB Bersama Wagub Jabar Hadiri Acara Panen Raya Padi Di Karawang

474

dutapublik.com, KARAWANG – Bank Jabar Banten (BJB) melakukan Panen Raya Padi Petani Milenial yang berlangsung di area pesawahan Dusun Babakan Rt/Rw. 001/01 Desa Gembongan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang, pada Senin (15/11).

Dalam kesempatan itu, Denny Mulyadi, selaku Pemimpin Divisi Kreedit UMKM BJB turut mendampingi Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ullum yang ikut hadir di acara Panen Raya.

“Suatu kehormatan bagi Kami, atas nama BJB bisa ikut serta dalam kegiatan Panen Raya Petani Milenial Komoditas padi,” ujarnya.

Lanjut Denny, ini memberikan bukti nyata petani muda dalam menjaga ketahanan pangan dengan memanfaatkan teknologi pertanian untuk efisiensi dan efektivitas di masa pandemi dan sebagai sarana memberikan edukasi tentang produk jasa keuangan perbankan serta memfasilitasi intermediasi antara petani dan offtaker dengan memanfaatkan industri jasa keuangan.

Dalam kesempatan terpisah Direktur Komisaris dan UMKM BJB Nancy Adistyasari mengatakan, panen raya ini juga sebagai bagian dalam menyukseskan program Petani Milenial Jawa Barat.

“Di mana sebelumnya kami dengan Biro perekonomian pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas-Dinas terkait melakukan sosialisasi program Letani Milenial ke beberapa wilayah di Jawa Barat salah satunya Kabupaten Karawang.”

“Ini juga sebagai bentuk dukungan BJB menjaga ketahanan pangan di masa pandemi serta sesuai peran BJB sebagai Koordinator pembiayaan. BJB telah menyediakan akses permodalan berupa penyaluran akredit Usaha Rakyat melalui skema kemitraan bagi Petani Milenial komoditas Padi di wilayah Kabupaten Karawang,” ungkapnya.

Dikatakan Nancy, dengan pola kemitraan BJB, pihaknya memberikan pembiayaan kepada petani melalui skema Kredit Usaha Rakyat, tentu hasilnya terdapat penambahan jumlah petani serta luas lahan garapan.

“Business Maching komoditas pertanian padi mempertemukan Petani Muda dengan offtaker yang memanfaatkan jasa industri keuangan,” urainya.

Salah satu petani milenial yang menjadi mitra BJB adalah Aenul Yaqin yang selain menjadi petani penggarap, juga berperan sebagai Ketua kelompok Tani dan offtaker bagi petani-petani di sekitarnya yang sebagian besar berusia muda.

Aenul Yaqin merintis usaha pertanian padi sejak tahun 2017 di daerah Banyusari Kabupaten Karawang. Ia seorang lulusan S2 pertanian Universitas Gadzah Mada dan juga founder Gapoktan Tani Silih Asuh 1.

Saat ini Aenul memiliki 625 Ha sawah kelolaan, 60 petani binaan, 120 petani mitra dan 30 orang pegawai penggilingan padi yang Ia miliki saat ini sebagai sesuatu hal yang luar biasa dalam bidang pertanian di usianya yang masih 28 tahun.

Menurut Nancy, BJB senantiasa berkomitmen mendukung berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Jawa Barat dan umumnya Indonesia, tak terkecuali Petani Milenial.

“Kami berharap penyaluran KUR bagi para Petani dapat meningkatkan kesejahteraan baik kelompoknya maupun masyarakat luas,” harapnya.

Dijelaskannya, BJB senantiasa hadir sebagai mitra setia pemerintah dan masyarakat untuk menggarap sektor UMKM. Para Petani yang menjadi penerima fasilitas KUR ini merupakan salah satu kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas.

Sementara, Kepala Biro perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar menyampaikan, bahwa BJB akan terus memperkuat jalinan sinergi dengan pemerintah dalam mendukung penyaluran Kredit Usaha Rakyat dan BJB juga akan terus melakukan perluasan jangkauan KUR agar dapat memberikan manfaat yang lebih optimal dalam upaya pemulihan ekonomi Nasional.

“Terlebih dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Biro Perekonomian Sekretariat Daerah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan program Petani Milenial, kami terus bersinergi mensukseskan Program penyerapan 5.000 Petani milenial yang ditargetkan sampai tahun 2023.”

“Dalam mencapai 5.000 Petani Milenial tahun 2023, kami melakukan penguatan kolaborasi dengan BJB termasuk Pemkab dan Pemkot. Salah satunya dengan kegiatan sosialisasi di 18 Kabupaten,” paparnya.

Benny Bachtiar mengatakan, bahwa program Petani Milenial telah menjalin kerja sama offtaker yang meliputi sistem budi daya peternakan dan Pertanian. (Radi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *