Bupati Arief Gandeng Dua Menteri Panen Cabai di Desa Bangsri Jepon, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

71

dutapublik.com, BLORA – Upaya penguatan sektor pertanian di Kabupaten Blora mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Hal ini terlihat saat Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, mengajak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Polisi (HOR) (Purn.) Drs. Agus Andrianto serta Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, bersama Forkopimda Blora, melakukan panen cabai di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Sabtu (29/11/2025) pagi.

Kegiatan panen ini digelar setelah kedua menteri meninjau lokasi rencana pembangunan Kantor Imigrasi yang berada di depan Pasar Sido Makmur Blora. Bupati Arief menyampaikan bahwa potensi pertanian, khususnya komoditas cabai, merupakan sektor unggulan yang sejalan dengan program prioritas nasional pemerintah.

Bupati Arief menjelaskan bahwa Kecamatan Jepon memiliki luas tanam cabai mencapai 27 hektare, yang tersebar di Desa Bangsri, Blungun, Kawengan, dan Bacem. Desa Bangsri menjadi sentra terbesar dengan 15 hektare lahan aktif.

Penggunaan pupuk organik yang dominan menjadikan cabai Bangsri lebih berkualitas, tidak mudah busuk, dan memiliki daya simpan yang lebih baik. Produktivitasnya pun cukup tinggi, yakni 9–12 ton per hektare.

“Ini potensi penting untuk mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional. Blora siap memperluas kawasan hortikultura dan memperkuat rantai pasok cabai,” tegas Bupati.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Blora terus bersinergi dengan kementerian terkait untuk meningkatkan produksi pertanian melalui pendampingan intensif, bantuan sarana prasarana, hingga perluasan lahan produktif.

Panen dilaksanakan di lahan milik Munir, petani Desa Bangsri, seluas sekitar 2.500 meter persegi. Munir mengaku sangat berbahagia karena lahannya dijadikan lokasi panen oleh para menteri dan bupati.

“Ini kehormatan bagi kami. Semoga pendampingan pertanian terus berlanjut, dan semakin banyak petani Jepon kembali menanam cabai agar kejayaan cabai kembali bangkit,” ujarnya.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa kementeriannya juga menaruh perhatian pada sektor pertanian melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk pembinaan warga binaan untuk mendukung ekonomi dan ketahanan pangan.

“Apa yang dilakukan petani Bangsri luar biasa. Jika daerah kuat di sektor pangan, maka ketahanan pangan nasional semakin solid,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa pengembangan cabai Blora sejalan dengan arah pembangunan nasional, terutama roadmap swasembada pangan dan stabilisasi harga pangan.

“Blora memiliki potensi yang sangat strategis. Kami akan mendorong agar kawasan seperti Bangsri mendapatkan intervensi perencanaan yang lebih kuat dalam pengembangan hortikultura,” jelasnya.

Usai panen, rombongan melanjutkan kegiatan dengan rembuk dan ngopi bersama petani di tepi persawahan Desa Bangsri. Suasana yang sejuk dan asri menjadi ruang diskusi terbuka mengenai tantangan pertanian, stabilitas harga, kebutuhan pupuk, hingga peluang perluasan produksi cabai.

Bupati Arief menutup kegiatan dengan komitmen memperkuat sinergi pusat–daerah dalam membangun sektor pertanian Blora.

“Kehadiran dua menteri hari ini memberi angin segar bagi petani Blora. Kami akan terus bekerja mendorong produktivitas dan memastikan Blora berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional,” ujarnya. (Yasin Al Yamin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *