dutapublik.com, BLORA – Bupati Blora H. Arief Rohman, S.I.P., M.Si. bersama dengan Dandim 0721 Blora dan Kapolres Blora, pada Rabu (27/10) menyerahkan bantuan kepada keluarga yang menjadi korban rumah roboh akibat hujan disertai angin kencang di Dukuh Ngelobener Kelurahan Jepon Kecamatan Jepon Kabupaten Blora.
Akibat hujan yang disertai angin kencang pada Senin (25/10) sore, rumah milik Sakir (30) roboh dan rata dengan tanah. Kejadian tersebut menyebabkan istrinya Nur Khoimah mengalami luka-luka akibat tertimpa bangunan yang roboh.
Nur Khoimah menceritakan, bahwa kejadian tersebut berlangsung begitu cepat, dirinya bahkan tak sempat untuk keluar rumah ketika hujan deras disertai angin kencang. Dengan sigap dirinya melindungi mendekap anaknya yang masih balita, beruntung anaknya tak mengalami luka sedikit pun. Namun demikian Nur Khoimah mengalami luka di bagian wajah akibat tertimpa bangunan.
“Kejadiannya setengah 3 sore terasa cepat, waktu itu hujan deras dan angin kencang, saya langsung mendekap anak saya dan tiba-tiba rumahnya roboh. Tapi bersyukur kami masih diberikan keselamatan,” terangnya.
Mendengar adanya informasi tersebut, Bupati kemudian mengambil sikap agar korban rumah roboh tersebut bisa segera ditangani, termasuk mengerahkan pihak Dinas Sosial P3A, Baznas, BPBD, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kelurahan sesaat setelah kejadian.
Selain itu, Bupati beserta Dandim dan Kapolres Blora pada Rabu (27/10), terjun langsung untuk meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada Sakir dan keluarganya.
“Kemarin (Selasa, 26/10_red) kita ada apel siap siaga dengan TNI Polri. Hari ini bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, kita turun kelapangan untuk mengecek langsung korban yang rumahnya roboh. Bersama dengan Baznas kita serahkan langsung bantuan,” tuturnya.
Disampaikannya, bantuan yang diserahkan tersebut berupa sembako, bantuan uang tunai senilai 10 juta rupiah dan tenda darurat.
“Selain sembako, kita salurkan bantuan 10 juta untuk membantu materialnya, biar segera bisa didirikan rumahnya,” terangnya.
Arief pun berpesan agar berbagai pihak untuk saling bergotong-royong dalam membantu membangun rumah milik Sakir, sehingga dapat dihuni kembali.
“Kita mohon dari pihak Kecamatan, Kelurahan, Kepolisian dan TNI untuk bisa kerja bakti, untuk segera didirikan rumah ini,” ujarnya.
Terkait data bencana alam di Kabupaten Blora, lanjut Arief, saat ini tengah dilakukan inventarisir. Seperti halnya adanya beberapa kejadian di Kecamatan lainnya seperti Kedungtuban dan Kradenan.
“Sekarang sedang kita invertarisir berapa kejadian di Kecamatan lain, seperti Kedungtuban, Kradenan. Sedangkan kondisi rumah roboh rata dengan tanah hanya di sini, yang lainnya hanya runtuh gentengnya, seperti di MPP itu hanya atap-atapnya yang runtuh,” paparnya.
Pada musim penghujan ini, Arief mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun jajaran Pemerintahan di masing-masing Kecamatan untuk mewaspadai potensi bencana alam.
“Kita imbau bahwa sekarang sudah memasuki musim penghujan, tentunya kita harus waspada, nanti semua tingkatan mulai dari Kabupaten hingga Kecamatan kita bersinergi.”
“Pak Camat bersinergi dengan Kapolsek dan Danramil masing-masing bila ada kejadian langsung turun dengan BPBD langsung diatasi sehingga masyarakat bisa kita dampingi,” pungkasnya.
Hadir pada kesempatan tersebut dari Baznas Kabupaten Blora Nur Rokhim, Kepala Dinsos P3A Blora, Camat Jepon, Forkopimcam Jepon dan Lurah Jepon. (Ysn)





