Danlanud Roesmin Nurjadin Bantu Komnas PA Riau Evakuasi Anak-Anak Akibat Konflik

380

dutapublik.com, PEKANBARU – Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., kerahkan satu unit Truk milik TNI AU bantu Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Riau untuk mendukung evakuasi ratusan anak-anak terlantar akibat konflik Buruh dengan PT. Padasa Enam Utama Kampar, pada Sabtu (18/9).

Andi Kustoro mengatakan, bahwa anak-anak merupakan Aset Bangsa yang akan menjadi generasi penerus masa depan Bangsa. Oleh karena itu menyelamatkan anak-anak berarti menyelamatkan masa depan Bangsa. Maka, penting melindungi anak-anak terutama akibat konflik yang bisa menyebabkan Sindrom Psikologis bagi anak-anak itu sendiri.

“Bantuan Truk milik TNI AU diberikan, adalah untuk membantu Pemerintah hal ini Komnas PA Riau dalam mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Hal ini tentunya sesuai dengan salah satu isi 8 Wajib TNI. Senantiasa menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya,” ujarnya.

Sementara, Ketua Komnas PA Riau Dewi Arisanty mengatakan, ratusan anak-anak yang terlantar akibat konflik Buruh dengan PT. Padasa Enam Utama yang berada di Desa Kabun, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kurang lebih 107 anak-anak dievakuasi oleh Komnas PA Riau dan dibantu dari Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

“Anak-anak yang dievakuasi itu adalah anak-anak yang terlantar akibat kisruh antara Buruh yang diPHK oleh PT. Padasa Enam Utama dengan pihak Manajemen Perusahaan. arena diduga ada hak-hak buruh yang tidak dipenuhi oleh PT. Padasa Enam Utama,” ungkapnya.

Dewi menjelaskan, bahwa Komnas PA Riau dan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, mengevakuasi sekitar 107 orang anak dan Ibunya dengan rincian Balita sebanyak 15 orang, anak-anak usia 8-18 tahun sebanyak 77 orang dan sisanya adalah Ibu dari anak-anak tersebut.

“Kami merasa terbantu Evakuasi dilakukan menggunakan 1 Truk milik TNI AU dan 2 Bus dari PT. Padasa Enam Utama yang diminta oleh Komnas PA untuk mengangkut anak-anak yang terlantar.”

“Kami dari Komnas Perlindungan Anak bekerja sama dengan Lanud Roesmin Nurhadin Pekanbaru mengamankan mereka. Agar mereka tidak melihat situasi dan tidak menonton langsung kekerasan yang terjadi di sana,” imbuhnya.

Diungkapkan Dewi, pada saat pihaknya dan TNI AU mendatangi lokasi konflik PT. Padasa Enam Utama dan Buruh, kondisi anak-anak sudah dalam situasi yang sangat memprihatinkan. Oleh karena itu anak-anak langsung dievakuasi dan diamankan di Dinas Sosial Provinsi Riau.

Kemudian Dewi juga menegaskan, evakuasi itu murni bentuk perhatian Komnas PA Riau dan Lanud RSN terhadap kondisi anak-anak di wilayah konflik.

“Ini tidak ada kaitannya dengan internal PT dan Buruh, karena itu bukan wewenang Komnas Anak.”

“Kami hanya berbicara tentang anak, apalagi Undang-Undang anak sudah mengatur bahwa itu tidak boleh mendapatkan tekanan Pisikoligi dan anak-anak memang harus mendapatkan kelayakan hidup, kebahagiaan demi terjaminnya masa depan penerus bangsa yang lebih baik,” pungkasnya.  (Erick)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *