dutapublik.com, BLORA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora melakukan kunjungan ke Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung dalam rangka wawancara dan diskusi data sekunder sebagai bagian dari penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati Kabupaten Blora, Kamis (16/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor KPH Randublatung, tepatnya di ruang kerja Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan, dihadiri Kepala Sub Seksi K3L KPH Randublatung, Supriyono, serta Tim Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora yang dipimpin Ary Suhartono.
Kunjungan ini merupakan bentuk koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam menghimpun data serta informasi mengenai potensi sumber daya alam, kondisi kawasan hutan, flora, fauna, dan berbagai upaya konservasi yang telah dilaksanakan di wilayah kerja KPH Randublatung.
Administratur KPH Randublatung, Rovi Tri Kuncoro, melalui Kepala Sub Seksi K3L Supriyono, menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang dilakukan DLH Kabupaten Blora dalam penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati.
“Sebagaimana surat yang telah kami terima, kami sangat mendukung kegiatan ini dan siap memberikan data maupun informasi mengenai pengelolaan kawasan hutan, kondisi ekosistem, keanekaragaman tumbuhan dan satwa, program pelestarian lingkungan, serta informasi lain yang dibutuhkan Tim DLH. Kami berharap data tersebut dapat menjadi bahan pendukung dalam penyusunan dokumen Profil Keanekaragaman Hayati Kabupaten Blora yang komprehensif dan akurat,” ujar Supriyono.
Ia menambahkan, Perhutani KPH Randublatung menyambut baik kunjungan tim DLH karena penyusunan profil keanekaragaman hayati merupakan langkah strategis dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan sekaligus menjadi dasar perencanaan pembangunan yang berwawasan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Blora dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati, khususnya yang berada di kawasan hutan KPH Randublatung,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora, Ary Suhartono, menjelaskan bahwa pengumpulan data sekunder melalui wawancara dan diskusi dengan para pemangku kepentingan merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati Kabupaten Blora.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memperbarui data keanekaragaman hayati, memperkuat informasi mengenai kondisi dan persebaran ekosistem, spesies, sumber daya genetik, serta berbagai informasi lain yang mendukung penyusunan dokumen tersebut.
Ary menambahkan, dokumen Profil Keanekaragaman Hayati nantinya akan menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan, strategi pengelolaan lingkungan hidup, serta upaya perlindungan dan pelestarian keanekaragaman hayati di Kabupaten Blora.
“Dokumen ini akan menjadi dasar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Kabupaten Blora sendiri telah memiliki dokumen Profil Keanekaragaman Hayati yang terus diperbarui sesuai kebutuhan pembangunan dan kondisi terkini,” jelas Ary.
Melalui kegiatan ini diharapkan kolaborasi antara Perhutani KPH Randublatung dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora semakin kuat dalam mendukung pelestarian ekosistem hutan, perlindungan keanekaragaman hayati, serta terwujudnya pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. (Yasin Al Amin)






