
Sutarman Ketua RW
dutapublik.com, LAMPUNG UTARA – Terkait adanya seorang ketua RT yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang ada di Desa Tanjung Iman Kecamatan Belambangan Pagar, Lampunh Utara, menurut keterangan Sutarman selaku Kadus, saat disambangi oleh ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) bersama wartawan dutapublik. com di rumahnya pihaknya membenarkan.
Sutarman menyampaikan bahwa dirinya yang mengajukan ketua RT 03 untuk mendapatkan bantuan BLT karena ketua RT tersebut tidak punya pekerjaan.
“Yang mengajukan pak RT Paijan ke desa dulu saya, kerena saya kasian pak Paijan ini kan gak ada usaha. Alhamdulliah diterima oleh desa dan dia juga mendapat bantuan BLT juga,” tutur ketua RW beberapa waktu lalu.
Tapi anehnya, menurut Sutarman selaku kadus di dusun RT 04/03 kepala desa gak tau bahwa pak RT ini mendapatkan bantuan BLT.
Juga terkait gaji kadus dan RT dari tahun 2021 sampai 2022 tidak pernah dibayar full dari tahap satu sampai tahap empat.
“Juga terkait gaji kami selaku Kadus dan RT dari tahun 2021 sampai 2022 ini tidak pernah full, Tahap pertama kami mendapat gaji enam ratus, yang kedua kami mendapat gaji delapan ratus yang ketiga kami mendapat gaji satu juta dan yang keempat kami mendapat gaji empat ratus. Semua itu kami gelobalkan tahun 2022 ini semuanya hanya dua juta delapan ratus rupiah selama satu tahun,”paparnya.
Hal tersebut dubenarkan YENI selaku kaur keuangan / bandara desa. saat dikonfirmasi dutapublik. com.
“Ya benar, dikernakan dana tidak cukup dan RT nya sudah kebanyakan. Tadi saja RT hanya mendapat gaji selama tiga bulan, hanya mendapatkan empat ratus ribu selama tiga bulan, belum yang kemarinnya, ” paparnya.
Terkait hal tersebut ia mengaku belum pernah menanyakan ke kepala desa.
“Tapi kami gak pernah nanya sama pak M.Suparjo, selaku Kepala desa. Kami diam saja, ” akunya.
Terpisah, Marino selaku BPD saat dikonfitmasi mengatakan dari tahun 2020 sampai 2021 dana operasional desa Tanjung Iman belum disalurkan.
“Terkait uang oprasional tidak juga disalurkan oleh kepala desa pak M.Suparjo, ” kata Marino.
Hingga berita ini diterbitkan belum didapat penjelasan atau klarifikasi dari pihak Kepala Desa Tanjung Iman. (Hazwarsyah).




