dutapublik.com, MANADO – Kunker Presiden Joko Widodo di Manado Provinsi Sulawesi Utara dilaksanakan selama tiga hari dua malam sejak Rabu s/d Jumat lalu. Dalam Kunker tersebut Kepala Negara menerima Keluh Kesah dari masyarakatnya ketika berjalan di pinggir Boulevard Manado, salah satunya adalah Ibu Siti Mafirah.
Setengah terisak, Ibu Siti mengadukan terkait masalahnya, saat Presiden Jokowi mencatat identitasnya dan mencari jalan keluar atas masalah yang ia hadapi.
“Saya kerap (red_ Presiden Jokowi) menemui dan menerima pengaduan langsung dari masyarakat setiap kali turun ke lapangan,” ujar Presiden Jokowi.
“Itulah tujuan turun ke lapangan, untuk mendengar langsung masukan atau keluhan masyarakat,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Adapun pada rangkaian Kunker Presiden Jokowi di Pasar Airmadidi, salah satu pedagang yang tak mau namanya disebut ini kepada awak media mengungkapkan bahwa ia memberi apresiasi atas kunker Presiden di Pasar Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara.
“Kami pedagang kecil sangat mengapresiasi kunker Presiden, akan tetapi terkait bantuan yang diberikan tidak semua pedagang yang dapat. Hanya mereka yang dipilih yang dapat. Namun sekedar unek-unek kepada bapak Presiden Jokowi kedepan kiranya nasib masyarakat pedagang dapat lebih diperhatikan sebab masih banyak yang dianaktirikan,” tandasnya. (EffendyV.Iskandar)





