Kabid Propam Polda Sultra Akan Periksa Dua Kapolres, Kasusnya Diduga Ghosting Wartawan

625

dutapublik.com, KENDARI – Kabid Propam Polda Sulawesi Utara, Moch Sholeh, S.I.K., S.H., M.H., kepada Awak Media Kumpulan Wartawan Fast Respon, Jumat (22/9/2023) melalui Telepon Via Seluler mengatakan, bahwa dirinya akan menindaklanjuti adanya dugaan keterlibatan oknum-oknum Anggota Polisi terlibat Penganiyaan Mahasiswa dan Oknum Anggota terlibat di Mafia BBM.

“Saya sudah terima informasi itu, kami akan lakukan pemeriksaan Anggota terlibat tersebut,” tegasnya.

Diapun tidak akan kasih ampun kepada oknum yang merusak marwah polri.

Sedangkan terkait Aktivis Sultra yang melakukan aksinya di depan Mabes Polri dalam kasus penganiayaan terhadap mahasiswa di Polresta Kendari, Kabid Propam mendalami kasus tersebut.

“Apakah Terlibat Oknum Polresta Kendari melakukan penganiaan mahasiswa bersifar verbal, masih didalami,” tegasnya.

Sedangkan oknum Polisi diduga Terlibat backup BBM di Butun Utara, Mantan Kapolres Palu ini akan bertindak tegas, bahkan yang bersalah akan dapat bonus sidang kode etik.

Sedangkan adanya 2 Oknum Kapolres Slow Respon yang membuat sumbatan informasi kepada Jurnalis, Sholeh menganggap bahwa hal itu tidak boleh dibiasakan. “Seharusnya ditanggapi klarifikasi dari Media Pers, agar tidak ada sumbatan informasi,” pungkasnya. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *