Kapolda Mulyatno Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Idul Fitri 1443 H Dihadiri Forkopimda Sulut

321

dutapublik.com, MANADO – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Mulyatno memimpin langsung apel gelar pasukan Operasi Ketupat Samrat-2022, pada Jumat (22/4) pagi, bertempat di lapangan upacara Mapolda Sulut.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam amanat yang dibacakan Kapolda Sulut mengatakan, apel ini sebagai wujud sinergi Polri dengan instansi terkait untuk menjamin masyarakat aman dan sehat dalam perayaan Idul Fitri 1443 Hijiriah.

Lanjutnya, kebijakan pemerintah untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik telah ditanggapi dengan euforia.

“Hal ini terbukti berdasarkan hasil survei Badan Litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas atau perjalanan selama lebaran,” ujar Irjen Pol Mulyatno.

Meski Pandemi belum sepenuhnya selesai, maka dari semua pihak harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19, pada saat dan pasca Idul Fitri 1443 H/2022 M.

“Oleh karenanya diperlukan langkah-langkah sinergis dengan seluruh pemangku kepentingan terkait agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan rangkaian Idul Fitri 1443 H,” terangnya.

Kapolri dalam amanat tersebut juga beberapa hal untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat-2022.

“Di antaranya, deteksi dini terhadap dinamika dan fenomena yang berkembang, pengamanan harus dilakukan secara profesional dan humanis serta mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat untuk tanpa visi dan tujuan demi keberhasilan pelaksanaan operasi.”

“Fokus adalah 101.700 obyek di seluruh Indonesia baik masjid, tempat wisata, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara,” pungkasnya, saat membacakan amanat mengawasi, Operasi Ketupat-2022 yang akan berlangsung serentak di Indonesia selama 12 hari, mulai tanggal 28 April hingga 9 Mei mendatang.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 144.392 personel pengamanan yang terdiri atas 87.880 personel Polri, 13.287 personel TNI, serta 43.225 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya. 

Kekuatan personel tersebut nantinya akan ditempatkan pada 1.710 Pos Pengamanan dan 734 Pos Pelayanan serta 258 Pos Terpadu.

Sementara, apel dalam rangka kesiapan serta pengamanan Idul Fitri 1443 H tahun 2022 dihadiri Forkopimda Sulut atau yang mewakili beserta para pimpinan instansi terkait, dan ditandai dengan pemeriksaan pasukan dan penyematan pita tanda oleh operasi Kapolda Sulut kepada personel TNI, Polri dan Dinas Perhubungan Sat Pol PP. (Effendy V. Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *