Kapolda Riau Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Untuk Dukung Generasi Emas Indonesia 2045

149

dutapublik.com, PEKANBARU – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan secara resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mako Brimob Polda Riau, Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Yayasan Kemala Bhayangkari.

Acara peresmian turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Riau, Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gadai, Ketua Pelaksana Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Satuan Brimob Polda Riau Ibu Eka Puja Wibawa, serta para Pejabat Utama Polda Riau. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, dan perwakilan sekolah penerima manfaat seperti TK Kemala Bhayangkara dan SD Negeri di Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Kapolda Riau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi anak-anak di daerah.

“SPPG ini merupakan terobosan pemerintah bersama yayasan dalam menyediakan makanan bergizi gratis. Ini adalah investasi masa depan untuk mencetak generasi emas Indonesia 2045,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menekankan pentingnya kolaborasi antara komunitas, pelaku usaha, akademisi, dan media dalam mendukung suksesnya program ini.

“Kita tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun karakter anak-anak agar mereka dapat berpikir kritis, beretika, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan,” tambahnya.

Saat ini, SPPG telah berjalan di beberapa titik strategis, seperti di Kecamatan Payung Sekaki, Pelalawan, dan kini di Brimob. Program ini juga direncanakan akan segera hadir di Kabupaten Siak.

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak dini melalui asupan gizi yang cukup dan berkualitas, sejalan dengan visi Presiden RI dalam menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di kancah internasional.

“Dengan pemenuhan gizi yang optimal, diharapkan anak-anak Indonesia dapat tumbuh berkembang maksimal, dan membawa bangsa ini menuju peradaban intelektual yang lebih maju,” tegas Irjen Pol Herry.

Sementara itu, Presiden Akal Sehat Rocky Gerung menilai Polda Riau telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam memastikan keamanan gizi bagi anak-anak sekolah.

“Keberhasilan ini bukan hanya soal pendanaan, melainkan soal etika dan perhatian pada detail. Seperti yang diajarkan Ibu Ketua Bhayangkari, bahwa racun bukan berasal dari bumi, melainkan dari kesalahan dalam pengelolaan dapur. Kepastian gizi adalah hasil dari sikap etis semua pihak yang terlibat,” ungkap Rocky.

Ia juga menambahkan bahwa efektivitas program lahir dari rutinitas yang konsisten dan bertanggung jawab.

“Setiap bahan pangan diuji secara klinis dan dikelola secara etis. Ini adalah pelajaran penting bagi kita semua,” tutup Rocky. (N.H)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *