Kasad Maruli Tegaskan Tantangan Terbesar TNI AD Adalah Mencetak Pemimpin Masa Depan

59

dutapublik.com, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam melanjutkan program kedinasan bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan, melainkan kemampuan mencetak generasi pemimpin penerus.

Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi TNI AD untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

Tiga jabatan Pangdam yang diserahterimakan antara lain:

Pangdam I/BB dari Mayjen TNI Rio Firdianto, S.H., kepada Mayjen TNI Hendy Antariksa.

Pangdam VI/Mlw dari Mayjen TNI Rudy Rachmat, S.I.P., M.Sc., kepada Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si.

Pangdam XIII/Mdk dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P.

Selain tiga jabatan Pangdam, Kasad juga memimpin sertijab beberapa jabatan strategis lainnya:

Danseskoad dari Mayjen TNI Hendy Antariksa kepada Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo, S.I.P., M.T.r.(Han)., PG.Cert., RCDS.

Kadisjasad dari Brigjen TNI Dedi Ruswandi, S.Sos., M.M., kepada Brigjen TNI Andri Amijaya K., S.Sos., M.H.

Dandenmabesad dari Brigjen TNI M. Aidi, S.I.P., M.Si., M.Han., kepada Brigjen TNI I Made Sutia.

Dalam sambutannya, Kasad Maruli menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian mereka. Kepada pejabat baru, ia menekankan pentingnya melanjutkan program yang telah berjalan serta mengembangkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun institusi.

Menurutnya, pengalaman bertugas di berbagai satuan adalah bekal penting dalam memimpin organisasi yang lebih besar. Ia menegaskan bahwa esensi kepemimpinan bukan hanya menyelesaikan pekerjaan, tetapi memastikan adanya keberlanjutan melalui generasi yang mampu menjaga, memperbaiki, dan meningkatkan program yang telah dirintis.

“Regenerasi yang kuat menjadi kunci dalam menjaga soliditas dan kesiapan organisasi menghadapi tantangan ke depan,” tegasnya.

Kasad juga mengingatkan pentingnya menjalin hubungan yang harmonis dengan matra lain, Polri, unsur pemerintahan, dan masyarakat. Ia mendorong para pejabat untuk turun langsung ke lapangan guna memahami kondisi riil sehingga keputusan yang diambil lebih tepat dan akurat dalam mendukung kepentingan rakyat.

Melalui pergantian kepemimpinan ini, TNI AD berharap dapat memperkuat kualitas kinerja satuan di seluruh jajaran, baik dalam operasi militer maupun pengabdian masyarakat, serta mencetak pemimpin baru yang adaptif dan responsif terhadap dinamika tugas. (Effendy)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *