dutapublik.com, JAKARTA – Ibadah sunah kurban tidak semata-mata pengorbanan dari orang yang berkurban. Dengan kata lain, ibadah sunah kurban sebagai bentuk pendekatan atau mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan ketulusan rasa syukurnya hamba Allah terbesit makna bahwa segala perbuatan yang menyebabkan bertambah dekatnya seseorang dalam perjalanannya menggapai ridha Allah SWT.
Dalam hal ini, Masjid Nurul Hidayah Sudishub Jakarta Barat mengadakan sunah kurban bersama jajaran dan anggota Sudishub Jakarta Barat dalam merayakan hari raya Idul Adha 1443 H.
Kasudishub Jakbar Muslim didampingi Kasiop Sudishub Jakbar Afandi bersama para Kasatpel wilayah Jakbar hadir di Masjid Nurul Hidayah untuk merayakan hari Idul Adha bersama jajaran dan anggota Sudishub mengatakan, sebanyak 1 ekor Sapi dan 5 ekor kambing terkumpul dan akan dijadikan sunah kurban. Ibadah sunah kurban bukan terletak pada sedikit atau banyaknya hewan kurban yang disembelih.
“Justru yang terpenting adalah bagaimana tingkat ketakwaan seseorang ketika melaksanakan ibadah sunah jurban. selain itu, dalam ibadah sunah kurban juga tersirat pesan-pesan rohani agar kita ikut aktif dan bertanggung jawab untuk menciptakan suasana persaudaraan dan solidaritas yang tinggi khususnya di dalam lingkungan kerja Sudishub Jakarta Barat,” ujarnya, pada Minggu (10/7).
Sementara, Afandi menambahkan, bahwa saat ini merindukan figur suriteladan yang melekat pada diri Rasulullah SAW.
“Beliau adalah figur yang sangat peka terhadap penderitaan orang lain. Sikap seperti inilah yang tentu saja sangat dibutuhkan pada kondisi kini. Melalui ibadah sunah kurban inilah diharapkan kepedulian kita lebih meningkat.”
“Demikian pula kepedulian kita atas sesama, bagi kaum Muslimin yang diberikan kelapangan rezeki oleh Allah SWT dalam rangka menumbuhkan ketajaman hati, pikiran, perasaan sosial dan solidaritas di lingkungan kerja serta lingkungan sekitar kantor Sudishub Jakarta Barat lebih meningkat,” tandasnya. (E. Bule)






