dutapublik.com, MINAHASA – Hukum Tua Desa Kanonang Satu Kecamatan Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa Lucky Kasenda kepada awak media mengatakan, bahwa Ia mendorong masyarakatnya untuk tetap kreatif di tengah masa pendemi saat ini.
“Apa saja yang memberi nilai dan menghasilkan sesuatu yang berharga tidak ada salahnya mencoba untuk peningkatan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Di ketahui, kata Kasenda, sampah merupakan salah satu problem utama yang dihadapi masyarakat saat ini, sehingga belum dapat tertangani secara sustainable. Melihat hal ini sebagai Pemerintah Desa Kanonang Satu, berupaya mengelola sampah yang dihasilkan masyarakat untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku komposing namun juga memberikan nilai ekonomi.
Selain itu masyarakat Desa Kanonang Satu diajak untuk tetap memanfaatkan lahan tidur untuk dikelola dan dimanfaatkan.
Inovasi yang diharapkan nantinya kepada masyarakat adalah berkreasi mendaur ulang sampah organik maupun sampah non organik, menjadi ada nilainya.
Nantinya dengan dibangunnya shelter-shelter untuk pengolahan sampah nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi COVID-19.
“Sampah yang sebelumnya tidak ada nilai dan tak berharga, kini akan bisa menjadi nilai dan tentu membawa peningkatan ekonomi bagi keluarga,” jelasnya.
Sementara itu, ke depannya Masyarakat Penerima BLT DD di Desa Kanonang Satu Kecamatan Kawangkoan barat akan diselektif lagi.
“Jika sebelumnya penerima BLT DD selang beberapa tahun disalurkan akibat pandemi, tahun mendatang, sesuai rapat Musyawarah Desa bagi masyarakat penerima BLTD DD akan diselektif dan diberikan kepada yang lebih membutuhkan,” tandasnya. (Effendy V. Iskandar)





