dutapublik.com, JAKARTA – Jangan ada pilih kasih dalam Penegakan Hukum yang dilakukan Kepolisian saat berantas Tambang Ilegal, dimana yang lain ditertibkan dan yang lain tetap jalan.
“Jangan Kabupaten lain dibersihkan, yang kabupaten satunya tidak dibersihkan, dengan alasan Persuasif lebih dulu,” ujar Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Persatuan Wartawan Fast Respon (PW FRN) Agus Flores, Senin (4/9/2023).
Dia mencontohkan, pernah dirinya sebagai Kuasa Hukum Rakyat Miskin, gara-gara memungut hasil tambang dipidana, dan hal itu tidak diberi Toleransi.
“Jangan hanya sekarang Pakai Alat Berat, dengan alasan Toleransi, saya tidak suka itu tumpul ke atas, tajam ke bawah,” tegasnya.
Dia melihat masih ada ketimpangan soal itu, tapi dilakukan pembiaran.
Disinggung daerah mana tersebut, jawaban Agus “Tunggu Tanggal Mainnya”.
“Jangan main-main soal hukum, harus disamakan dong jangan karena takut dengan pendemo atau massa,” tegas Agus Flores.
Daerah tersebut di mata Agus sangatlah miris melihat ada oknum Pejabat Kepolisian yang ketakutan memberantas tambang ilegal.
“Saya sudah telepon Kapolres nya, katanya persuasif dulu, itu kan pilih kasih, nanti gundul gunung baru ada penindakan,” tegasnya. (Uya)





