dutapublik.com, KARAWANG – Siti Rohimah, yang akrab disapa Mbu Iim, selaku kepala Desa Karyamukti Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, bersama Kepala Dusun (Kadus) Margasalam Darno, dari sejak awal sangat peduli dengan adanya pengaduan, bahwa salah satu warganya, yakni Nurmalasari, diberangatkan menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) uprosedural ke negara tempatan Timur Tengah untuk dijadikan asisten rumah tangga.
Dari semenjak pengaduan, Mbu Iim bersama Kadus Darno terus berupaya dan berjuang agar Nurmalasari bisa dipulangkan dari negara Timur Tengah ke Indonesia. Alhasil, pada Senin (5/12), perjuangan mereka membuahkan hasil. Dikarenakan Nurmalasari akhirnya bisa pulang ke Indonesia.
Dengan penuh semangat, keduanya bersedia menjemput langsung Nurmalasari ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang didampingi media dutapublik.com dan mengantarkan Nurmalasari untuk diserahkan ke pihak keluarganya di Dusun Margasalam.

Keterangan Gambar 2: Mbu Iim Bersama Personel Polsek Lemahabang Saat Di Kediaman Nurmalasari
Dalam wawancaranya, Mbu Iim mengucapkan terima kasih kepada tim dutapublik yang sudah bersinergi dengan pemerintah Desa Karyamukti untuk memperjuangkan kepulangan Nurmalasari.
“Alhamdulillah, terutama saya ucapkan terima kasih kepada tim dutapublik telah membantu pemerintahan Desa Karyamukti untuk memulangkan warga saya yaitu Nurmalasari. Saya selaku kepala desa Karyamukti sangat berterima kasih banyak atas bantuan tim dutapublik, sehingga Nurmalasari dengan selamat bisa pulang dan diantarkan sampai ke rumahnya. Kami sangat bangga memiliki rekan dari tim dutapublik,” ucapnya, kepada media dutapublik.com, di kediaman Nurmalasari.
Mbu Iim mengimbau warganya untuk teliti jika ingin bekerja di luar negeri, mengingat Kepmenaker nomor 260 tahun 2015 masih berlaku.

Keterangan Gambar 3: Mbu Iim Dan Kadus Darno Saat Wawancara Dengan dutapublik.com
“Untuk kedepannya mungkin saya mengimbau kepada warga desa Karyamukti khususnya, untuk lebih berhati hati lagi dan jangan sampai ada korban yang lainnya,” ujarnya.
Senada, Kadus Darno yang ikut serta dan peduli kepada warganya yang menjadi korban dugaan kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), merasa senang karena Nurmalasari bisa kembali ke keluarganya.
“Saya sangat merasa senang, karena warga saya sudah ditolong oleh tim dutapublik. Awal pengaduan, saya bingung harus seperti apa menanganinya. Namun setelah berkordinasi dengan tim dutapublik, akhirnya ada solusi terbaik sampai warga saya bisa pulang ke Indonesia. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak kepada tim dutapublik,” tuturnya. (N. Wirasasmita)





