dutapublik.com, GARUT – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ninih Nurendah (45) asal Garut yang diberangkatkan melalui sponsor Samhudin mengalami sakit di Arab Saudi, Selasa (6/12). Pekerja Migran Indonesia tersebut menyatakan sudah tidak sanggup lagi bekerja.
Ninih Nurendah mengaku tidak kuat lagi karena menderita sakit yang begitu parah sehingga dia sudah tidak kuat lagi untuk bekerja.
Namun dalam kondisi itu, sang pahlawan devisa Ninih Nurendah diwajibkan membayar Rp 20 juta jika ingin pulang dari Arab Saudi.
Alhasil, sang pahlawan devisa tersebut sekarang harus memaksakan bekerja dalam keadaan sakit.
Oleh karena itu Nenih memohon kepada pihak pemroses dan pemerintah Indonesia untuk membantunya pulang.
Ia mengaku sudah tidak kuat lagi karena sakit yang dideritanya penyakit batuk sesak sampai muntah darah.
“Saya disini sudah tidak sanggup lagi untuk bekerja, dada saya sesak dan muntah darah mohon pulangkan saya,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi pihak sponsor bernama Samhudin mengatakan ia bukan pemroses tapi penyalur dari PT XXX. Ia mengaku pernah bareng-bareng mengadu dengan suaminya PMI ke PT tersebut namun tidak ditanggapi, kata Samhudin. (RS)





