Nasib PMI (41): TKI Encop Tiba Di Bandara Soetta Dikawal Tim Satgas Udara TNI AU

693

dutapublik.com, JAKARTA – Satu lagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI unprosedural yang dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga atau pembantu di negara Timur Tengah, akhirnya bisa pulang ke tanah kelahiraanya. Adalah Encop, warga Desa Pudar Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang, Banten.

Sebelumnya, Encop dipekerjakan di negara Timur Tengah, tepatnya di kota Riyadh Arab Saudi, yang diberangkatkan oleh A dan N secara unprosedural pada bulan Maret 2022 lalu dan Encop sendiri di Majikannya bekerja hampir 24 jam.

“Saya diberangkatkan oleh Pak N dan Pak A ke Arab. Saya di rumah Majikan di kota Riyadh jadi pembantu rumah tangga harus bekerja hampir 24 jam dalam sehari, saya kurang istirahat. Saya sedang mengaji pun suka dipanggil disuruh bekerja terus,” keluh Encop kepada media dutapublik.com di Bandara Soekarnao Hatta (Soetta) Jakarta.

Penderitaan Encop pun tidak hanya di situ saja, ketika dirinya hendak dipulangkan ke Indonesia, Encop harus berjuang sendiri untuk berangkat sendiri menuju salah satu Bandara di Arab Saudi tanpa diantar oleh perwakilan kantor setempat.

“Sopir Majikan hanya mengantarkan saya ke Terminal saja. Dari Terminal menuju Bandara di sana, saya harus berjuang sendiri, ongkos pun pake uang sendiri, kurang lebih 3 juta. Agen di Arab saudi dan Indonesia hanya janji saja katanya saya mau diantar sampe Bandara, tapi nyatanya saya berangkat sendiri,” ungkapnya dengan nada sedih.

Tangis bahagia pun tidak terbendung lagi oleh Encop, ketika dirinya bisa menghirup udara Indonesia.

“Alhamdulillah saya bisa pulang dengan selamat dan baru bisa makan setelah beberapa hari saya tidak makan di sana. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada dutapublik yang sudah membantu saya. Pesan saya bagi kaum wanita jangan mau jadi korban bujuk rayu sponsor untuk menjadi TKI unprosedural di negara Timur Tengah,” tuturnya.

Ada hal yang menarik ketika tim media dutapublik.com melalukan penjemputan TKI Encop, yakni tim media dutapublik.com disambut baik dengan penuh kehangatan oleh Satgas Udara Bandara Soetta dan Kapten Pas Agung Eri, selaku Kasi Ops Satgas Udara Bandara Soetta meyakinkan, bahwa untuk para PMI/TKI unprosedural yang diduga jadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada saat kepulangannya akan mendapat pengawalan keamanan selama di Bandara Soetta agar tidak mengalami tindakan yang tidak diinginkan dari para oknum. (N. Wirasasmita)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *