Pemdes Karyamukti Bersama PDAM Unit Lemahabang Sepakat Perbaiki Kerusakan Pipa

648

dutapublik.com, KARAWANG – Kerusakan Pipa aliran Air Bersih PDAM Unit Lemahabang, yang terjadi akibat adanya pengerjaan proyek drainase di Desa Karyamukti Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat, akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama.

Kesepakatan bersama tersebut, yakni dengan adanya musyawarah antara Kepala Unit PDAM Kecamatan Lemahabang dengan pihak Pemdes Karyamukti, yang digelar di Kantor Desa Karyamukti, pada Senin (28/3) pagi.

“Hari ini kita kirim beberapa Tankgi air bersih ke Desa Pulokalapa, Desa Pulomulya dan Desa lainnya yang terdampak akibat kerusakan Pipa ini. Ini adalah solusi sementara sambil menunggu selesainya perbaikan,” ujar Deci Sadikin, S.E., saat di lokasi kerusakan Pipa kepada media dutapublik.com.

Dikatakan Deci, hasil musyawarah tersebut intinya tidak akan saling menyalahkan pihak Pemdes atau pihak lainnya.

Keterangan Gambar 2: Wahdi, S.H. (Kiri) Bersama Deci Sadikin, S.E. (Kanan)

“Atas kerugian yang dialami masyarakat pengguna jasa air bersih PDAM, kami dari pihak PDAM memohon maaf atas ketidaknyamanannya. Saya berharap nantinya kepada pihak Pemdes yang ada di wilayah Kecamatan Lemahabang, jika ada pengerjaan proyek drainase di lokasi Pipa PDAM dimohon untuk koordinasi terlebih dahulu agar tidak terjadi kerusakan lagi nantinya,” ucapnya.

Di tempat yang sama, H. Opa, selaku ketua LPM Desa Karyamukti membenarkan bahwa sudah diadakan musyawarah dengan pihak PDAM Unit Lemahabang.

“Iya betul tadi pagi kami kedatangan Pak Deci di kantor Desa. Kami bermusyawarah agar kerusakan Pipa ini segera ada perbaikan dan kami telah sepakat untuk memperbaikinya bersama sama.”

“Dan kami mewakili Pemdes Karyamukti meminta maaf kepada masyarakat yang terdampak akibat kerusakan Pipa PDAM ini,” tuturnya.

Keterangan Gambar 3: Proses Perbaikan Pipa PDAM Unit Lemahabang

Terpantau, Kasi Trantib Kecamatan Lemahabang Wahdi, S.H., turun ke lokasi kerusakan untuk menjaga kondusifitas dari hal yang tidak diinginkan.

“Untuk mengantisipasi kejadian sama terulang kembali, seyogianya ada tindakan preventive dari pihak PDAM selaku pengelola dan penyedia air bersih untuk kebutuhan masyarakat. Contohnya dengan melakukan sosialisasi keberadaan Pipa atau memberikan tanda peringatan di lokasi jalur keberadaan Pipa.”

“Saya pun mengimbau kepada pihak Pemdes di Kecamatan Lemahabang, harus hati-hati jika ada pengerjaan drainase, jangan sampai merusak Pipa PDAM. Silahkan koordinasi terlebih dahulu sebelum pengerjaan,” imbaunya. (N. Wirasasmita)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *