dutapublik.com, CIREBON – Pemerintah Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon kembali mengadakan Diskusi Publik tentang Pembangunan Berbasis Kewilayahan di ruang Aula Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon Jawa Barat, Kamis (9/12).
Dalam sambutanya Camat Klangenan, Drs. H. Dedi Susilo, M.M., menyampaikan kepada para peserta diskusi tentang pentingnya hasil diskusi publik ini, karena akan dishare ke anggota dewan sebagai bahan masukan dalam musrenbang. Selain itu diskusi publik dengan tema pembangunan wilayah ini mendukung ikon Cirebon Katon yang digembar-gemborkan oleh Pemkab Cirebon.
“Dalam diskusi ini, Dipersilahkan para peserta menyampaikan permasalahan yang ada di wilayahnya masing-masing sehingga bisa dijadikan acuan untuk dicarikan solusinya,” cap Camat Klangenan.
Sementara dari Inspektorat, diwakili oleh Samsul Bahri, S.H., M.H., mengatakan tentang penggunaan anggaran agar tidak menyimpang dari apa yang direncanakan.
Ditempat yang sama, anggota dewan dari Partai PKB, H. Mahmudi, S.Pd.I., mengemukakan tentang
pembangunan berbasis kewilayahan..
Pengembangan potensi desa yang ada menurutnya di Klangenan ada potensi Budaya Sanggar Tari Topeng. “Kita bantu dan kawal sampai ketingkat kementrian terkait agar memperoleh anggaran untuk pengembangan Desa Wisata,” ujar Mahmudi.
“Ayo mangga kita jaga kita kawal bersama-sama agar wilayah ini lebih maju dengan mengoptimalkan potensi-potensi yang ada di desa dalam rangka untuk pengembangan wilayah,” ujarnya diamini oleh anggota dewan lain H. Mahmud Jawa, S.H.
Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari PUPR, Kesbanglinmas, para Kuwu dan anggota PKK dari masing-masing desa se-Kecamatan Klangenan, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. (hartono)




