Pemilihan Kepala Pekon Umbul Buah, Rusli Jadi Pendaftar Pertama

807

dutapublik.com, TANGGAMUS – Sejak dibukanya pendaftaran pilkakon oleh panitia, baru satu orang bakal calon (Balon) yang mendaftar sebagai bakal calon Kepala Pekon di Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus.

Bakal calon (Balon) Kepala Pekon (Kakon) yang mendaftar tersebut adalah Rusli, ia merupakan Balon Kakon pertama yang mendaftar di Pekon setempat sejak dibukanya penerimaan pendaftaran Balon Kakon.

Ketua Panitia Pilkakon Umbul Buah, Danial mengungkapkan, pembukaan pendaftaran bakal calon Kepala Pekon dibuka sejak 14 April 2022 dan berakhir hingga 24 April 2022 mendatang.

“Baru satu orang yang mendaftar, dan baru hari ini juga mendaftarnya, pendaftaran dibuka sejak 14 April hingga 24 April 2022 ” kata Danial saat diwawancarai di lokasi pendaftaran calon Kepala Pekon, pada Rabu (20/4).

Sementara, bakal calon Kepala Pekon yang baru saja mendaftar, Rusli mengungkapkan bahwa dirinya telah memasukkan berkas pendaftaran ke panitia Pilkakon.

“Ya, baru saya yang mendaftar, tadi udah dimasukan berkas pendaftarannya ke panitia,” ungkap Rusli.

Rusli memaparkan, ia merasa terpanggil untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Pekon dengan membawa Visi, yang milenial, untuk mengabdi dan menciptakan pemerintahan pekon yang amanah, transparan, sejahtera dan maju.

“Saya bertekad untuk memajukan pekon saya, setidaknya membentuk para pemuda pemudi Pekon Umbul Buah lebih berwawasan lagi,” paparnya.

Dalam hal ini, Rusli membawa misi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan pekon yang amanah, jujur dan terbuka atau transparan, mengedepankan kejujuran dan mengutamakan musyawarah dalam mencapai mufakat.

Selain itu, Rusli juga dengan adanya keterbukaan dalam mengelola keuangan pekon, memberdayakan potensi masyarakat, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alamnya.

Kemudian, mewujudkan sarana dan prasarana yang memadai untuk pekon, mensejahterakan perekonomian masyarakat melalui BUM Pekon, mendorong kegiatan kepemudaan dalam hal olahraga dan seni budaya disitu memang sudah ada wadah dengan adanya Karang Taruna.

Rusli menambahkan, ia akan menjalin kerjasama ke berbagai tokoh, baik tokoh pemuda, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan antar warga tanpa membedakan suku, ras, agama, status sosial, serta golongan sehingga terwujud pembangunan yang merata baik di induk maupun di pedukuhan. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *