PMI Ilegal Korban TPPO: Oknum Bangsa Indonesia Banyak Jadi Pengkhianat Di Timur Tengah

775

dutapubkik.com, SERANG – Tangis haru sambut kepulangan, Sukmariah, PMI/TKW Timur Tengah. Di mana, beberapa waktu lalu pernah mengadukan pada posko pengaduan dutapublik.com.

Diketahui, Sukmariah, ketika diwawancarai oleh tim awak media dutapublik.com, Sukmariah, mengucapkan terima kasih karena sudah membantu kepulangannya ke kampung halamannya.

“Saya bahagia banget bisa pulang ke Indonesi. Saya mengucapkan banyak terima kasih,” ujar, Sukmariah, Selasa (12/12/2023).

Sukmariah, menceritakan pengalaman pahitnya ketika berada di salah satu kantor Syarikah di negeri Unta. Di mana pada waktu itu bercerita tentang kejamnya para oknum Syarikah yang sudah memperlakukan warga negara Indonesia seperti binatang.

Keterangan Gambar 2: Tim Posko Pengaduan PMI dutapublik.com, Saat Berada Di Kediaman PMI Sukmariah

“Pak, kehidupan Syarikah itu kejam Pak. Banyak banget teman teman saya yang sakit hasil diagnosanya malah dimanipulasi, jelas-jelas teman saya sakit parah terus dionlinekan/redikan lagi kerja sampe ada juga yang meninggal,” urainya.

Lebih lanjut, Sukmariah, pernah diancam oleh salah satu petugas Syarikah Muin.

“Saya pernah mengalami ada pahlawan devisa yang meninggal juga dulu. Saya diancam biar jangan bilang sama siapa-siapa. Apa daya Pak. Saya hanya seorang diri, saya nurut aja saking takutnya saya diancam. Cuman saya lupa lagi siapa namanya dan yang pasti bangsa kita sendiri yang berkhianat. Bapak asal tau aja para TKW yang sudah terbang ke sana, terus alami sakit itu orang Indonesianya sendiri yang jadi petugas Syarikah bilangnya apa coba ‘kamu sudah dijual ke sini mau mati mau kayak mana masa bodo’,” ungkapnya dengan nada tangis sambil menirukan petugas Syarikah.

Di sisi lain juga, Sukmariah, sangat berterima kasih kepada Kapolri yang sudah membantunya pulang ke Indonesia, khususnya untuk tim dutapublik.com yang selalu berkomunikasi dengannya. Sehingga, ia merasa tenang dan berani melawan para orang-orang yang berkhianat pada bangsanya sendiri. (Rahmat/Jabar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *