Sekda Hamid Heriansyah Lubis Tinjau 2 Lokasi Banjir Bandang Di Kabupaten Tanggamus

400

dutapublik.com, TANGGAMUS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus sekaligus sebagai Kepala BPBD Kabupaten Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis meninjau lokasi banjir di Pekon Way Liwok, Pekon Sinar Saudara dan Lanjut Rapat di Aula Kantor Kecamatan Wonosobo.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kabid BPBD, Basarnas, Kabid pengairan PUPR, Camat Wonosobo, Uspika Kecamatan, Kepala Pekon Soponyono, Pekon Wai Liwok dan Pekon Sinar Saudara.

Luapan Sungai Way Liwok menbanjiri empat Pekon di Kabupaten Tanggamus, setelah hujan mengguyur daerah itu semalaman.

Sekda mengatakan, luapan air Sungai Way Liwok setinggi setengah meter. Sehingga menggenangi rumah-rumah warga, bahkan meluap menggenangi ruas jalan Jalur Lintas Barat di Pekon Bandar Kejadian sampai dengan Pekon Sinar Saudara, pada Selasa (21/9) pagi.

“Hujan deras mulai mengguyur sebagian wilayah Tanggamus pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB. Belum ada keterangan resmi terkait korban jiwa dan kerugian materil dari bencana banjir tersebut, baik rusak berat mau pun rusak ringan, seperti sektor pertanian, berapa luas lahan yang terdampak, serta berbagai hal lainnya,” ungkapnya.

Keterangan Gambar 2 : Lokasi Terdampak Banjir Bandang

Selanjutnya, kata Sekda, penanganan jangka panjang dengan mengajukan usulan perbaikan aliran sungai ke Pemprov Lampung dan Pusat.

“Kami Pemerintah Kabupaten Tanggamus pagi ini akan segera mendirikan dapur umum untuk membantu para korban yang terdampak banjir, membuka Posko Kesehatan di Pekon Way Liwok, menurunkan mobil Damkar untuk melakukan penyemprotan lumpur di Pondok Pesantren yang ada di Way Liwok.”

“Dan membersihkan sekolahan SDN 1 Way Liwok juga membersihkan jalan-jalan yang ada di Way Liwok, dan kami akan membantu dari Dinas Pendidikan tentang buku-buku yang basah atau rusak, dan Dinas Adminduk untuk mengecek Adminduk para warga akibat dampak banjir bandang semalam,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada semua relawan baik BPBD, Basarnas Kecamatan dan Relawan yang lainnya untuk membantu membersihkan rumah-rumah masyarakat yang terdampak banjir bandang.

“Dan meminta Kepala Pekon dan jajarannya untuk mendata warganya yang terdampak banjir. Meminta masyarakat selalu waspada, takut ada banjir susulan. Kita semua berdoa kepada Yang Maha Kuasa semoga cobaan ini cukup sampai disini,” tutupnya. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *