Sekda Madina Hadiri Panen Raya Jagung Serentak dan Launching 4 SPPG Polres Madina di Siabu

5

dutapublik.com, MADINA – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Afrizal Nasution, menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II sekaligus launching operasional empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madina di belakang Kantor Polsek Siabu, Kelurahan Siabu, Sabtu (16/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Afrizal Nasution mewakili Bupati Madina menyampaikan apresiasi kepada Polres Madina atas dukungan terhadap percepatan penurunan angka stunting melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saat ini di Madina terdapat 33 SPPG yang sudah beroperasi dan 37 unit lainnya masih dalam tahap persiapan di berbagai kecamatan. Ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperluas layanan pemenuhan gizi masyarakat,” ujarnya.

Afrizal menekankan agar seluruh SPPG memprioritaskan pelayanan kepada kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang hingga kini dinilai belum terlayani secara maksimal.

Selain itu, dia juga meminta agar seluruh kebutuhan program mengutamakan penggunaan produk lokal dari Kabupaten Madina.

“Jika kebutuhan produk lokal di Madina belum mencukupi, baru dapat mengambil dari luar daerah,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Madina AKBP
Bagus Priandy menjelaskan bahwa kegiatan tersebut meliputi empat agenda utama, yakni zoom meeting bersama Presiden RI Prabowo Subianto, peresmian program ketahanan pangan, panen raya jagung serentak Kuartal II, dan launching 166 SPPG Polri secara nasional.

Khusus di Kabupaten Madina, Polres Madina meluncurkan empat SPPG baru sehingga total SPPG Polres Madina yang telah beroperasi kini menjadi lima unit.

“Total ada tujuh SPPG Polres di Madina. Dua unit lainnya, masing-masing di Kecamatan Lingga Bayu dan Sikara-Kara, masih dalam tahap persiapan sekitar 70 persen,” jelas AKBP Bagus Priandy.

Dia menambahkan, program MBG tersebut menyasar sekitar 24 ribu penerima manfaat dengan melibatkan sebanyak 350 tenaga kerja.

“Program ini merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045,” pungkasnya. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *