dutapublik.com, DEMAK – Warga Batursari, dihebohkan dengan penemuan Peluru aktif di tempat pembuangan sampah Perum Pucang Gading Desa Batursari Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Jawa Tengah.
Penemuan 18 butir Peluru jenis revolver kaliber 44 ini, kali pertama ditemukan Wawan (35), seorang tukang sampah yang sedang membongkar tumpukan sampah, pada Selasa (18/5).
Wawan menceritakan awal penemuan Peluru aktif tersebut, ketika dirinya melihat ada Tas Dinas berwarna Hitam yang bertuliskan Kegiatan Pendidikan Kemasyarakatan TA. 2013, Pelatihan Budidaya Ikan Hias di Satker Ngrajek Magelang Dinas Kelautan dan Perikanan Provnsi Jateng.
Setelah dibuka ternyata berisi Peluru aktif sejumlah 18 butir, Amunisi Gotri Soft Gun 93 butir dan Tabung Soft Gun 1 unit.
Oleh Wawan, Tas tersebut kemudian diserahkan ke Supriyanto (40), Petugas kebersihan lingkungan. Dan selanjutnya dishare ke group Wa perumahan.
“Saya takut dan bingung Pak. Makanya Tas berisi Peluru saya serahkan ke Pak Supri,” ungkap Wawan saat ditemui di lokasi.
Oleh salah satu warga, Badarodin (45), yang juga anggota DPRD Kabupaten Demak Fraksi PDIP, penemuan Tas tersebut dilaporkan ke Babinsa Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak dan Polsek Mranggen.
Mendengar kabar tersebut, Babinsa setempat, Serka Sugiono bersama Personel Polsek Mranggen mendatangi lokasi penemuan Peluru dan melakukan pemeriksaan.
“Untuk saat ini, Tas berisi Amunisi diamankan pihak Polsek Mranggen. Untuk informasi selanjutnya, kita tunggu saja dari penyelidikan pihak Kepolisian,” terang Sugiono di lokasi penemuan.
Diketahui, revolver merupakan jenis senjata api, yang pelurunya (amunisi) dimasukkan ke tabung berputar. Pada revolver berkaliber 44, jumlah Amunisi berisi 5-7 Peluru. Sedangkan pada revolver berkaliber 22 berisi 8-10 peluru. (ysn)





