
H. Itang Burhan salah seorang guru pembimbing pembiasaan shalat dhuha di MTs. Assassi Cikalongkulon
dutapublik.com, CIANJUR – Madrasah Tsanawiyah Assalafiyyah Assirojjiyyah (Asasi) Kampung Babakan Termas, Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur Jawa Barat, menerapkan pembiasaan shalat dhuha dan shat dzuhur berjamaah, kepada para peserta didik yang dilakukan ketika jam istirahat.
Pembiasaan tersebut sudah berjalan lebih kurang selama 5 tahun. Namun pada dua tahun lalu karena pandemi copid-19 kegiatan sempat tertunda. Kegiatan dilanjutkan kembali pada saat memasuki tahun pelajaran baru 2022-2023. ungkap Endah Wahyudin, S. Pd. I, saat ditemui dutapublik.com, di ruang Kepala MTs. Assalafiyyah Assirojjiyyah. Senin (26/9).
“Kegiatan shalat dhuha berjamaah ini dilakukan sebagai pembiasaan bagi peserta didik di MTs. Asasi, yang sudah berjalan selama lima tahun, ” kata Endah.
Diterangkannya, bahwa mendidik di MTs. Assalafiyyah Assirojjiyyah difokuskan pada perubahan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari baik terhadap guru, orang tua dan masyarakatnya.
“Salah satu untuk merubah perilaku pada peserta didik adalah dengan pembiasaan shalat dzuhur berjamaah dan dhuha berjamaah, ” katanya lagi.
Hal senada dikatakan H. Itang Burhan, selaku guru pembimbing dan sekaligus imam shalat berjamaah. Ia mengatakan bahwa pembiasaan tersebut harus tetap dirawat dan dipelihara agar melekat pada jiwa peserta didik.
“Ya mesti terus dijaga dan dirawat pembiasaan ini, karena kalo tidak ya anak-anak akan sulit lagi mengerjkaannya, ” ucap H. Itang. (Hans).


