dutapublik.com, KARAWANG – Kondisi Kamtibmas yang kondusif, bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum semata. Namun, semua unsur masyarakat diharapkan ikut serta dalam menjaga Kamtibmas di lingkungannya masing-masing.
Adalah jajaran Pemdes Lemahmukti Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat, bersama Babinsa AD, tokoh masyarakat, dan masyarakat, secara rutin melaksanakan piket malam.
“Apalagi di bulan Puasa Ramadan ini, kita lebih instensifkan piket malam dengan titik kumpul di Kantor Desa kami. Karena, di malam bulan Puasa Ramadan, biasanya anak remaja rawan melakukan tindakan yang disinyalir mengganggu Kamtibmas, seperti Tawuran dan Perang Samping,” ujar H. Damung, selaku Kades Lemahmukti, kepada media dutapublik.com, pada Selasa (4/4) malam, di lokasi piket.
Bukan hanya itu, lanjut H. Damung, dengan dilaksanakannya piket malam, dapat mengantisipasi tindak kejahatan, seperti C3 (Curas, Curat, dan Curanmor).

Keterangan Gambar 2: Jajaran Pemdes Lemahmukti, Saat Melaksanakan Piket Malam
“Bagaimana pun juga, keamanan dan kenyaman warga kami adalah tanggung jawab kami juga. Sehingga, saya selaku Kades, telah memberikan instruksi kepada jajaran saya, agar melaksanakan piket malam ini,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Serma Ikam Ruhyana, selaku Babinsa AD dari Koramil 0409/Telagasari, menambahkan, dengan adanya piket malam di bulan Puasa Ramadan, kondisi Kamtibmas bisa tercipta dengan kondusif.
“Selama dilaksanakan piket malam bulan Puasa Ramadan, kami sudah berhasil menghalau dua kali kejadian Tawuran dan Perang Samping. Orang yang akan melakukan Tawuran dan Perang Samping itu, kami amankan dan kami berikan arahan serta pembinaan,” ungkapnya.
Sementara, Omang, selaku tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasinya kepada Pemdes Lemahmukti dan Babinsa AD. yang telah melaksanakan piket malam rutin.
“Tentunya, masyarakat mengucapkan terima kasih banyak dengan diadakannya piket malam ini. Masyarakat merasakan ketenangan, dan tidak perlu khawatir lagi akan terjadinya gangguan Kamtibmas. Karena Pemdes dan Babinsa merespon cepat jika adanya tindakan yang akan mengganggu Kamtibmas,” ucapnya. (N. Wirasasmita)





