SMAN 1 LA Laksanakan Asesmen Nasional Fan Dukung Pelaksanaan PTM Terbatas

416

dutapublik.com, MINAHASA – Di masa Pandemi COVID-19 saat ini, dengan dilaksanakan Asesmen Nasional adalah sebagai program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah, maupun tingkat atas.

Menindaklanjuti instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud/ RISTEK) Nadiem Makarim, secara resmi mengganti Ujian Nasional (UN) 2021 menjadi Asesmen Nasional (AN).

Di mana Tujuan Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan dirancang untuk menghasilkan informasi akurat guna memperbaiki kualitas belajar mengajar yang nantinya akan meningkatkan hasil belajar murid.

Kepada awak media, Plh. Kepala SMA Negeri 1 Langowan Kabupaten Minahasa Joice Tuwo mengungkapkan, dengan dilaksanakannya Asemen sekolah gelombang pertama tahun 2021, pada Senin (27/9), ini diharapkan dapat diikuti peserta dengan membiasakan belajar daring dari sekolah melalui ruangan yang sudah disiapkan.

Keterangan Gambar 2 : Ucapan Asesmen Nasional 2021

“Gelombang pertama assessment yang dilaksanakan pada Senin ini semua peserta sudah siap, mereka sudah dilatih belajar daring di ruangan khusus yang telah ditentukan hal ini guna membiasakan diri para peserta Asesmen sehingga dapat berjalan lancar,” tukasnya.

Diketahui, para peserta yang juga akan mengikuti Asemen Nasional tahun 2021, akan bergabung lima sekolah. Masing-masing pada gelombang kedua SMA Yadika, SMA Kristen dan Sekolah lainnya yang akan bergabung untuk siap melaksanakan Asesmen tahun 2021 meski masih terkendala jaringan, dirinya berharap pada pelaksanaannya dapat berjalan lancar.

Menambahkan terkait kepercayaan memimpin SMA 1 Langowan Kabuaten Minahasa, ini adalah satu amanah. Meski demikian, kerja sama semua pihak diharapkan dapat didukung semua pihak menyukseskan program Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Visi dan Misi ODSK, yang baik terus dilaksanakan dan dilanjutkan, sementara dan kurang nantinya akan dibenahi.

Sementara itu terkait dengan PTM Terbatas, peserta anak didik yang ada di SMA Negeri 1 Langowan ini adalah dengan mengikuti skenario yang telah diatur dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Direncanakan akan ada kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa dalam hal Tim relawan COVID-19, guna melaksanakan rapid tes antigen yang disiapkan Dinkes Daerah bagi para Guru, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat jumlah siswa di SMA SALAH ada sekitar 1.106 peserta anak didik,” pungkasnya. (Effendy V. Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *