dutapublik.com, MINAHASA – Berlangsung di ruang rapat pimpinan kampus IPDN Sulawesi Utara, Senin, (13/11/2023) di Tampusu Kab. Minahasa, MAK dan MKM gelar musyawarah, dimana diusulkan tiga tokoh adat Kawangkoan diputuskan menerima gelar adat Walian Papendangan.
Adapun Rapat ini menghasilkan tiga nama tokoh panutan yang sudah melalui proses kajian penilaian adat, dan diputuskan dalam gelar musyawarah adat Masyarakat Adat Kawangkoan (MAK).
Ketiga nama tersebut adalah Direktur IPDN Kampus Sulut Dr. Drs Arnold Poli, Pj.Bupati Minahasa Tenggara Ir.Ronald Sorongan, Pj Bupati Sitaro Drs. Joi E.B Oroh.
Layak mendapat penghargaan sebagai tokoh ASN Kawangkoan mendapat gelar “Ketonaasan Walian Papendangan,” tokoh panutan pencontohan sesuai rekomendasi adat masyarakat Kawangkoan.
Harapan masyarakat adat Kawangkoan ini diterima dengan baik oleh ketiga tokoh tersebut.
Diketahui pada materi pertemuan dalam rapat awal ini adalah, dengan penyusunan struktur kepanitiaan dilanjutkan poin awal dari rencana tiap seksi kerja maupun kesiapan kerja lanjutan dalam program panitia penganugerahan gelar adat Kawangkoan ini yang disepakati oleh Organisasi Majelis Adat Kawangkoan MAK di bawah Majelis Kebudayaan Minahasa (MKM).
“Selanjutnya agenda panitia akan dilaksanakan acara ibadah pengukuhan Panitia Penganugerahan gelar adat yang telah terbentuk dengan susunan lengkap, pada acara ibadah mingguan bersama masyarakat Kawangkoan bertempat di salah satu Gereja di Kawangkoan,” ungkap Ketua Panitia Recky Laloan.
Dalam musyawarah rapat ini telah terbentuk susunan panitia secara aklamasi dengan struktur pengurus sebagai berikut :
Ketua : Recky Laloan Kabag Prokopim Minahasa,
Wakil ketua 1 : Drs Eddy Ruata (MAK),
Wakil ketua 2 : Drs. Berty Mendur
Sekretaris : Drs Karoan,
Wakil Sekretaris: Drs Denny Pagaila
Bendahara : Thelma Lapian Decki Walangitan,
Kepanitiaan juga dibantu oleh lurah dan hukum tua ASN di Kecamatan Kawangkoan. (EffendyVIskandar)


