TNI-Polri Tegaskan Sinergi Pulihkan Stabilitas Keamanan Pasca Unjuk Rasa

90

dutapublik.com, JAKARTA – Divisi Humas Polri menegaskan pentingnya soliditas dan sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan pasca aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan oleh Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., yang didampingi Karoprovos Divpropam Polri, Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak, dalam konferensi pers di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI, Jumat (5/9/2025).

Dalam keterangannya, Brigjen Pol Trunoyudo menekankan bahwa kerja sama antara TNI dan Polri bukan hanya bersifat simbolis, melainkan diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Salah satunya melalui patroli gabungan berskala besar guna memulihkan situasi keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Ini adalah wujud nyata kehadiran negara. TNI dan Polri hadir bersama di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Atas perintah Bapak Presiden, kami berkonsentrasi penuh pada pemulihan keamanan dengan segera,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Selain itu, Polri mengimbau masyarakat agar bijak menyikapi informasi yang beredar. Menurutnya, peran jurnalis dan media arus utama sangat penting sebagai penyampai informasi yang kredibel.

“Teman-teman media adalah saluran utama informasi yang kredibel. Kami berharap publik mengedepankan klarifikasi dan konfirmasi sebelum mempercayai suatu informasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Polri menjelaskan bahwa dalam penanganan situasi pasca demo, pihaknya mengedepankan pendekatan menyeluruh melalui langkah preventif, preemtif, persuasif, hingga penindakan jika diperlukan. Penegakan hukum dilakukan dengan analisis mendalam melalui gelar perkara yang terukur dan transparan.

Brigjen Pol Trunoyudo juga menegaskan bahwa Polri tetap terbuka terhadap kritik dari masyarakat sebagai bagian dari proses menuju organisasi yang modern dan humanis.

“Polri adalah milik masyarakat. Kami tidak anti kritik. Kami selalu terbuka menerima masukan demi perbaikan ke depan. Namun, kami berharap aspirasi disampaikan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat, media, dan pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *