dutapublik.com, MADINA – Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batang Gadis dilaporkan berada dalam situasi yang memprihatinkan. Hal ini memicu sorotan dari NNB Batang Gadis yang menilai pengelolaan sampah di lokasi tersebut tidak lagi sesuai dengan regulasi yang berlaku.
NNB Batang Gadis menyampaikan bahwa pihaknya telah melayangkan surat kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mandailing Natal untuk meminta penanganan serius terkait kondisi TPA tersebut. Namun hingga kini, surat tersebut belum mendapatkan tanggapan.
Berdasarkan kondisi di lapangan, tumpukan sampah dilaporkan telah meluas hingga ke bahu jalan. Situasi ini tidak hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga menimbulkan dampak bagi masyarakat sekitar. Selain itu, sistem pengelolaan limbah dinilai tidak berjalan optimal dan berpotensi mencemari aliran sungai di sekitar area TPA.
Lebih lanjut, untuk mengurangi volume sampah, pengelola di lapangan diduga melakukan pembakaran sampah. Praktik ini dinilai berbahaya karena dapat menimbulkan pencemaran udara serta berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.
NNB Batang Gadis mendesak agar DLH Mandailing Natal segera mengambil langkah konkret dan terukur guna menangani persoalan tersebut, sebelum kondisi semakin memburuk dan menimbulkan dampak yang lebih luas. (S.N)






