dutapublik.com, BEKASI – Cikarang Timur, Rabu (09/04/2025) Menindaklanjuti laporan kasus positif demam berdarah dengue (DBD) di Kampung Pangkalan RT 002/005 dan Kampung Pangasinan RT 002/004, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, UPTD Puskesmas Cipayung segera mengambil langkah cepat.
Setelah menerima laporan tersebut, Ibu Selfi Pamuga, Amd.Keb, selaku tim dari Puskesmas Cipayung, langsung melakukan survei serta penyelidikan epidemiologi (PE) ke rumah pasien DBD.
Sebagai tindak lanjut dari hasil survei PE, pada tanggal 8 April 2025, UPTD Puskesmas Cipayung melakukan tindakan fogging, didampingi oleh Ibu Karlina, Amd.Keb, selaku bidan desa. Fogging tersebut disertai dengan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di dua titik wilayah Desa Hegarmanah.
Kepala Puskesmas Cipayung, Ajat Jatnika, SKM, menyampaikan bahwa pada dasarnya, fogging bukanlah solusi utama dalam pencegahan DBD. Menurutnya, fogging hanya merupakan langkah sementara.
“Pencegahan DBD yang paling efektif bukan fogging. Yang paling efektif adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus yang bisa dilakukan di lingkungan sekitar kita,” ujar Ajat.
Adapun 3M Plus tersebut meliputi Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat tempat-tempat penampungan air, Mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus DBD ke manusia.(SM Migung)


