dutapublik.com, BEKASI – Adi Sukriyadi, wartawan dutapublik.com yang juga Ketua LSM Kompak Koalisi Kabupaten Bekasi diteror oleh seorang pria melalui akun WhatsApp milik Ketua LSM Sniper Gunawan. Dimana sebelum diteror, Adi Sukriyadi memberitakan kasus dugaan korupsi proyek rutilahu di Desa Labansari Kecamatan Cikarang Timur.
Tidak diduga, ternyata pihak yang kebakaran jenggot berasal dari WhatsApp Ketua LSM Sniper Gunawan yang juga dianggap sebagian orang sebagai tokoh di Bekasi.
Dalam sambungan suara via WhatsApp Ketua LSM Sniper Gunawan ke akun WhatsApp Adi Sukriyadi, muncul suara makian dan ancaman dari seorang pria. Pria tersebut mengaku tidak terima Desa Labansari dan Cipayung selalu dikritik dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Eh dengerin lagi ya sekali lagi sama Lu, tulis sekalian di berita ya sekalian ya tulis ya. Lu kan ketua LSM gua Ketum LSM. Nanti Luh ketemu ama gua di lapangan ya,” ucap pria tak dikenal yang menggunakan akun WhatsApp Ketua LSM Sniper, Gunawan beberapa waktu lalu.
Lalu ketika Adi Sukriyadi mempertanyakan kalimat ngegas pria tersebut, ia malah semakin menjadi dengan membentak dan mengancam akan menganiaya Adi Sukriyadi secara fisik.
“Lu ngerecokin gua anjin*, anjin* Lu ngerecokin Labansari Ngerecokin Cipayung, ya tar gue gebugin aja sekalian Lu. Karena lu asalnya anak kampung Mujiah, tukang gue gebugin dari dulu juga. Dengerin ya dengerin ya,” tutup pria tak dikenal tersebut.
Usai diancam oleh pria yang menggunakan akun WhatsApp Ketua LSM Sniper, Gunawan, Adi Sukriyadi mengaku bingung. Pasalnya yang ia kritik berdasarkan temuan di lapangan adalah Pemerintah Desa Labansari tetapi yang kebakaran jenggot seorang pria tidak dikenal yang menggunakan akun WhatsApp Ketua LSM Sniper. (Uya)





