dutapublik.com, MINAHASA – Guna mengenalkan Destinasi Patiwisata yang ada di Desa Leilem Raya Kecamatan Sonder kabupaten Minahasa, kerja sama Pemerintah desa dan seluruh stakeholder di dalamnya warga perantauan di Jabodetabek Pulang Kampung dengan digelarnya Festival Lengkoan juga Ranoraindang.
Dikatakan Ketua panitia lokal Andre Wohok melalui Hukum Tua Leilem Victor Roring, pada Kamis (28/4) kepada awak media menyampaikan, selaku panitia pelaksana kegiatan dan atas nama Pemerintah Desa Leilem bersama seluruh masyarakat sudah merampungkan persiapan FLR Leilem Raya tahun 2022.
“Satu Tujuan wisata alam Lengkoan Pemandian Air Panas Ranoraindang ini ke depan menjadi salah satu andalan pariwisata Provinsi Sulut khususnya mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Minahasa,” ujarnya.
Dihelatnya kegiatan ini adalah sebagai upaya mempromosikan wisata Lengkoan dan Danauraindang, dengan dukungan bersama masyarakat menggelar promosi pariwisata di leilem raya 2022 Festival Lengkoan dan Ranoraindang, diharapkan menjadi bagian dari 500 Destinasi pariwisata prioritas di Indonesia.
Dirinya berharap, Wisata Alam Lengkoan juga Pemandian Air panas Ranoraindang masuk di 500 Destinasi pariwisata prioritas yang ada di Indonesia yang berada di Desa Leilem kecamatan Sonder,” jelasnya.
Adapun rangkaian kegiatan Festival Lengkoan juga Pemandian Air Panas Ranoraindang, di antaranya Festival Budaya, Maengket, Kabasaran, Jalan Sehat, Lomba Kuliner, Camping Ground, Paralayang, Motorcycle, Penghijauan dan Seminar sedianya akan di gelar mulai Sabtu, 30 April-3 Mei 2022.
Ajang Festival Lengkoan Ranoraidang yang dihelat di Desa Leilem Raya ini akan dibuka langsung Bupati Minahasa DR. Ir. Royke Oktavian Roring, M.Si., IPU. Asean.Eng pada Sabtu 30 April 2022 dirangkaikan ibadah Paskah Tou Leilem.
“FLR 2022 ini sekaligus ajang pulang kampung Tou Leilem yang ada di perantauan,” tandas Roring yang juga Panitia Kegiatan. (Effendy V. Iskandar)





