Wabup Ponorogo Hj. Lisdyarita Resmi Jadi Plt. Bupati Usai OTT KPK: Pastikan Pemerintahan dan Pelayanan Publik Tetap Optimal

68

dutapublik.com, PONOROGO – Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan beberapa orang pada Jumat (7/11/2025) lalu, Wakil Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Dalam keterangan resminya, Hj. Lisdyarita menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut.

“Atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Ponorogo, kami menyampaikan keprihatinan atas situasi yang terjadi. Ini tentu merupakan cobaan bagi kita semua, khususnya bagi keluarga beliau,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Lisdyarita juga mengimbau masyarakat untuk tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kita adalah daerah yang taat hukum. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan menyerahkan sepenuhnya penanganan proses hukum ini kepada pihak yang berwenang,” pintanya.

Selanjutnya, perempuan yang akrab disapa Bunda Rita ini meminta doa agar Sugiri Sancoko dan keluarganya diberikan kekuatan serta agar masalah tersebut dapat terselesaikan dengan baik.

Sesuai amanah dan mandat yang diberikan, Lisdyarita menegaskan komitmennya untuk memastikan roda pemerintahan, agenda pembangunan, dan pelayanan publik tetap berjalan normal.

“Saya telah menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Ponorogo untuk bekerja secara profesional, fokus, dan tidak terganggu dengan dinamika yang ada. Pelayanan di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan harus tetap berjalan optimal. Kebutuhan dasar masyarakat adalah prioritas utama kita,” paparnya.

Lisdyarita juga mengajak seluruh pihak menjaga kondusivitas Bumi Reyog agar tetap aman dan damai.

“Saya memahami situasi ini mungkin menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun, saya mengajak seluruh elemen masyarakat Ponorogo, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, rekan media, dan seluruh warga untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas daerah, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” pintanya.

Kader Partai Gerindra itu pun berharap seluruh masyarakat Ponorogo terus bersemangat dalam membangun daerah.

“Kita tidak boleh berhenti di saat seperti ini. Kita harus semakin solid, bersatu padu, dan tetap semangat dalam melanjutkan ikhtiar mewujudkan Ponorogo yang lebih maju dan hebat. Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi kemajuan tanah kelahiran kita tercinta,” tegasnya. (Muh Nurcholis)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *