dutapublik.com, SULUT – Momentum berbuka puasa tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi ruang penuh makna untuk duduk bersama, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persaudaraan di seluruh pelosok Sulawesi Utara.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bersama istri yang juga Ketua TP-PKK Sulut, menyampaikan rasa bahagia dan syukur karena dapat hadir langsung di tengah masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). “Bertatap muka dengan saudara-saudara kita di sini menjadi momen yang sangat berharga,” ujar Gubernur.
Ia menuturkan, dalam suasana kebersamaan di meja berbuka puasa, semua orang dapat saling berbagi kebahagiaan, cerita, dan doa tanpa memandang latar belakang, status sosial, maupun perbedaan lainnya. Hal tersebut menjadi wujud nyata dari semangat “Torang Samua Basudara” yang selama ini dijunjung tinggi sebagai warisan budaya dan nilai dasar masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.
Menurutnya, sisa hari-hari Ramadan 1447 Hijriah harus dimanfaatkan sebagai ladang amal untuk memperkuat kepedulian sosial dan menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Kita harus menjadikan sisa hari-hari Ramadan ini sebagai ladang amal yang subur untuk memperkuat kepedulian sosial dan menjaga kerukunan antarumat beragama,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa stabilitas dan rasa aman yang terbangun di tengah masyarakat merupakan modal utama dalam menggerakkan pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih baik.
Dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, Gubernur juga mengajak seluruh umat Muslim di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan wilayah Sulawesi Utara untuk terus menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan. “Semoga amal dan ibadah kita diterima oleh Allah SWT, serta kemenangan dan kebahagiaan menyambut kita pada Hari Raya Idul Fitri yang akan datang,” tandasnya. (Effendy)





