dutapublik.com, MINAHASA – Kepala SMAN 2 Langowan Kabupaten Minahasa Provinsi Sulut berjalan dua pekan melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diikuti para siswa dengan jadwal pembelajaran dibagi pada dua sesi.
Pagi Sesi Pertama dimulai pukul.07.30 Wita sampai pukul 09.30 Wita rehat 1.5 jam kemudian Sesi kedua dimulai pukul. 11.30 Wita sampai pukul 13.30 Wita.
Kepada awak media, pada Senin (20/9) Kepala SMAN 2 Langowan Drs. Hernie Paendong mengatakan, bahwa pembelajaran Tatap Muka Terbatas ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.
“Para siswa sebelum melaksanakan aktivitas KBM, masuk dan pulang sekolah para siswa dicek suhu tubuh, diwajibkan menggunakan masker, menyiapkan alat tulis masing masing dan menerapkan protokol kesehatan 5M,” ujarnya.
Ngobrol asyik bersama Kepsek (Mener) Paendong, sangat menyenangkan. Banyak hal yang dipetik dari sosok disipliner yang terus berkerinduan melahirkan SDM Berakhlak, Bermutu dan Berkualitas.
Terkait PTM, Paendong menyampaikan, sejak pandemi Covid-19 melanda global tak terkecuali di Minahasa Sulut, pembelajaran dilaksanakan melalui Online. Namun belum maksimal dengan banyai hal sepertinya ada kebosanan yang terasa akibat jaringan error, tidak punya hp dll.
“Kembali dimulainya PTM tersebut dan program Vaksinasi Covid-19, juga Guru-Guru bersama siswa-siswi, kecuali mereka yang karena ada kendala sehingga belum divaksinasi ini dapat tercapai herd imunity sehingga tidak ada ketakutan lagi dalam melaksanakan PTM,” tuturnya.
Dikatakan Paendong, menjadi harapan dilaksanakannya PTM Terbatas di SMAN 2 Langowan, bersama Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar.
“Membangun kembali kedisiplinan Akhlak para anak didik sejak pandemic harus kembali dimulai. Karena saya melihat sejak pembelajaran online, sepertinya belum mencapai apa yang diharapkan. Oleh karenanya dengan dilaksanakannya PTM Terbatas SMAN 2 Langowan, berupaya bersama Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar,” tegasnya.
Pihaknya selalu Sinergi program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dan Dinas Pendidikan Daerah provinsi, Sulut Drs. Grace Punuh, M.Kes., Program ODSK, program RRRD untuk Sulut Hebat, unutk Minahasa Semakin Maju. (Effendy V. Iskandar)





