Aktivis Kritik Mutasi Pejabat Karawang Di Rezim Cellica, Pejabat “Tukang” Ngurus Jalan Jeblok Kinerjanya Malah Dikasih Reward Jadi Sekretaris Dinas

958

dutapublik.com, KARAWANG – Kegiatan mutasi pejabat eselon III dan IV di Pemerintahan Kabupaten Karawang mendapat kritikan keras dari Tatang Robert, aktivis yang vokal dengan jalannya pemerintahan di Karawang. Salah satu yang paling disorot oleh Robert yaitu mutasi yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang.

Berdasarkan Keputusan Bupati Karawang, Nomor: 821.24/Kep. /BKPSDM/2022, diketahui Rusman Kusnadi, S.T., selaku Kepala Bidang Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang diberikan reward oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dengan mutasi menjadi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang.

Robert menilai bahwa mutasi Rusman Kusnadi menjadi Sekretaris Dinas PUPR sangat tidak tepat karena bisa dianggap memberikan reward atau penghargaan kepada yang bersangkutan. Padahal selama ini kinerja Rusman sebagai Kepala Bidang Jalan dan Jembatan dapat dikatakan jelek kalau tidak mau dikatakan buruk.

“Rusman Kusnadi kinerjanya jelek sebagai Kabid Jalan dan Jembatan, ini malah dikasih reward oleh Bupati Cellica, tolok ukurnya Cellica itu dalam mutasikan pejabat sebenarnya apa?” ungkap Robert kepada dutapublik.com, Jumat (13/5).

Menurut Robert, cara menilai Cellica dalam melihat kinerja Rusman sangatlah memprihatinkan, pasalnya sangat jelas dan nyata selama Kabid Jalan dan Jembatan diemban oleh Rusman Kusnadi, banyak jalan Kabupaten yang dibiarkan terbengkalai, rusak parah dan tidak diurus.

Baca Juga:  Rapat Minggon Kecamatan Lemahabang, Camat Sri Redjeki Persiapkan Agenda PATEN

“Anak buah kayak Rusman yang gak becus kerja sebenarnya memberikan dampak buruk kepada Bupati, tapi anehnya Cellica malah enjoy dan memberikan hadiah berupa jabatan strategis sebagai Sekretaris Dinas PUPR,” jelasnya.

“Saya menduga bahwa penilaian Cellica terhadap Rusman ada faktor lain di luar kinerja. Mungkin saja Rusman pintar mengambil hati Cellica, ini mungkin saja ya,” ucapnya.

Selain buruknya penanganan jalan Kabupaten selama Bidang Jalan dan Jembatan dijabat Rusman, kasus jembatan KW6 yang longsor sesaat setelah diresmikan Cellica juga menjadi tamparan bagi Rezim Cellica. Hal ini mendapat kritik dari rakyat Karawang dan dianggap Rezim Cellica tidak becus kelola anggaran negara.

“Saya gak habis fikir sama Cellica, Rusman jelas-jelas tidak becus membangun Jembatan KW6 malah dikasih reward, apa jangan-jangan upeti lancar mengalir sehingga dikasih reward, sekali lagi jangan-jangan ya,” urainya.

Selanjutnya kata Robert, borok Rusman selama menjabat Kepala Bidang Jalan dan Jembatan tidak berhenti disitu saja. Berdasarkan pengakuan Mandor Jalan, Tompel, bahwa program perehaban dari jalur Telagasari-Turi hingga Desa Dayeuhluhur Kecamatan Tempuran dialokasikan menghabiskan hot mix sebanyak 40 ton yang dikerjakan sejak awal Ramadhan hingga jelang Lebaran.

Baca Juga:  Proyek Dinas PUPR Bidang SDA Di Kabupaten Karawang Banyak Gentayangan Tanpa Papan Proyek  

Namun menurut Tompel, hingga saat ini program perehaban jalan tersebut hanya menghabiskan aspal sebanyak 30 ton saja. “Baru habis 30 ton, gak tau sisanya kapan digulirkan lagi,” ungkap Tompel.

Menyikapi kasus ini, Robert menilai kalau kinerja Rusman sangat parah. Karena tidak becus mengawasi kinerja anak buahnya, sehingga negara berpotensi dirugikan akibat tonase aspal yang berkurang.

“Kalau memang bagus, kasus pengurangan aspal tidak bakalan terjadi, ini jelas kan Rusman kerja gak benar, dan negara berpotensi merugi karena kinerja dia,” ungkapnya.

Untuk itu, Robert berkesimpulan dan menghimbau kepada para pejabat di Karawang agar bekerja santai saja, yang terpenting bisa mengambil hati Cellica agar karir bisa terus melesat. “Santai bro, kerja santai aja, yang dinilai nanti bukan kinerja ini, yang penting Asal Teteh Senang aja Insya Allah karir terus meningkat,” pungkasnya. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *