dutapublik.com, BEKASI – Cuaca ekstrem, yaitu hujan deras yang disertai angin dan juga petir, terjadi pada Rabu (23/2) siang hampir merata di beberapa daerah di Kabupaten Bekasi.
Dalam pantauan awak media dutapublik.com, salah satu dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi tersebut, merobohkan pohon Ketos atau yang mempunyai nama lain Pohon Kersen dengan ukuran cukup besar menimpa rumah Ibu Unci warga Kampung Teko Tengah RT 002/003 Desa Kertajaya Kecamatan Pebayuran, Bekasi.
“Saat itu hujan. Saya berdua sama anak saya yang bontot (bungsu_red), tau-tau ada suara pohon nimpa, kaget saya. Anak saya pun ampe nangis,” ujar Unci saat diwawancara.
Unci menambahkan, dirinya masih bersyukur walau rumahnya rusak, namun tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
“Walau saya sedih, tapi Alhamdulillahnya saya berdua enggak apa-apa, cuman kaget,” ucapnya.
Unci berharap adanya bantuan entah dari pihak pemerintah maupun masyarakat umum dalam perbaikan rumahnya.
“Dapur saya rusak, saya bingung. Saya berharap ada orang yang baik hati mengulurkan tanganya dalam perbaikan rumah saya atau dari pihak pemerintah. Suami saya sudah Almarhum, kalau duit sendiri dar imana saya,” keluhnya.
Dalam kesempatan yang sama, salah satu warga bernama Abdul Hamid yang mengetahui kejadian tersebut menceritkan, bahwa dirinya pada saat itu sedang berteduh, kemudian ada petir menyambar dan tak berselang lama dirinya mendengar suara pohon roboh dan menimpa rumah Unci.
“Deras hujannya dan Anginnya juga emang kenceng, itu yang sebabkan pohon gede itu roboh,” ungkapnya. (Abi Alfiansyah)





